Pencairan bantuan sosial (bansos) tahap 2 tahun 2026 kini semakin dekat. Informasi terbaru menyebutkan bahwa sejumlah wilayah berpotensi menerima pencairan lebih awal dibanding daerah lainnya. Namun demikian, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diimbau untuk tidak terburu-buru mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui ATM. Proses pencairan bansos tidak berlangsung instan karena harus melalui tahapan administrasi perbankan. Sumber dari kanal YouTube Info Bansos menjelaskan bahwa dana bantuan biasanya baru dapat dicairkan setelah proses administrasi selesai, yang memakan waktu sekitar 1×24 jam sejak status Surat Instruksi (SI) diterbitkan.
Tak Hanya Cek Saldo, KPM Wajib Perhatikan Status Desil
Selain memantau saldo bantuan, hal penting lain yang perlu diperhatikan oleh KPM adalah status tingkat kesejahteraan atau desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Saat ini, pemerintah menggunakan sistem desil untuk menentukan kelayakan penerima bansos. Masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4 memiliki peluang paling besar untuk mendapatkan bantuan sosial. Sebaliknya, jika peringkat desil mengalami kenaikan, hal tersebut menandakan kondisi ekonomi keluarga dinilai membaik. Dalam situasi ini, KPM berpotensi mengalami “graduasi” atau tidak lagi menjadi penerima bansos.
Cara Cek Status Desil DTSEN
Untuk memastikan status desil, KPM dapat melakukan pengecekan melalui beberapa cara berikut:
- Menghubungi operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) di kantor desa atau kelurahan setempat
- Mengakses situs resmi cek bansos milik pemerintah yaitu cekbansos.kemensos.go.id
Langkah ini penting agar KPM dapat mengetahui peluang tetap menerima bantuan pada tahap 2 tahun 2026.
Bansos PKH dan BPNT Tidak Boleh Dipotong
Sementara itu, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) harus diterima secara penuh oleh KPM tanpa potongan apa pun. Ia menekankan bahwa tidak ada pihak yang berhak meminta biaya tambahan dengan alasan administrasi atau lainnya. Jika ditemukan praktik semacam itu, masyarakat diminta segera melaporkannya. Kementerian Sosial juga memastikan bahwa seluruh dana bantuan disalurkan secara utuh agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima.
Jangan Titipkan KKS ke Orang Lain
KPM juga diingatkan untuk selalu menjaga Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan tidak menyerahkannya kepada pihak lain, termasuk pendamping. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dan hal-hal yang tidak diinginkan.
Kesimpulan
Pencairan bansos tahap 2 tahun 2026 memang sudah semakin dekat, namun KPM perlu bersabar karena proses administrasi membutuhkan waktu. Selain itu, penting untuk rutin mengecek status desil DTSEN agar tetap memenuhi syarat sebagai penerima bantuan. Pastikan juga bantuan diterima penuh tanpa potongan dan KKS tetap berada di tangan sendiri.
Sumber
https://radarbogor.jawapos.com/bansos/2604270021/bansos-tahap-2-2026-segera-cair-kpm-harus-pastikan-hal-penting-ini-terlebih-dahulu

Komentar