Status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi penentu utama apakah seseorang berhak menerima bantuan sosial (bansos) pada periode April–Juni 2026. Tidak semua kelompok desil otomatis masuk dalam daftar penerima bantuan.
Indikasi seseorang terdaftar sebagai penerima bansos dapat dilihat ketika status pada program Sembako atau PKH di laman pengecekan berubah dari “Tidak” menjadi “Ya”, lengkap dengan keterangan periode penyaluran April–Juni 2026.
Kategori Desil Penerima Bansos 2026
Masyarakat Indonesia dibagi ke dalam 10 tingkat desil, yang masing-masing mewakili 10% populasi berdasarkan kondisi ekonomi rumah tangga.
Desil 1 menunjukkan kelompok paling rentan, sedangkan desil 10 adalah kelompok dengan kondisi ekonomi paling baik.
Dilansir dari Kompas.com berikut pembagian penerima bantuan berdasarkan desil:
- Desil 1: Berhak menerima PKH dan Sembako, termasuk 10% rumah tangga paling miskin
- Desil 2: Masih termasuk penerima PKH dan Sembako dalam kelompok 20% terbawah
- Desil 3: Termasuk kategori penerima bantuan dalam kelompok 30% terbawah
- Desil 4: Batas akhir kelompok prioritas PKH dan Sembako (40% terbawah)
- Desil 5: Umumnya tidak masuk PKH dan Sembako, namun masih berpotensi menerima bantuan kesehatan tertentu
- Desil 6–10: Tidak termasuk sasaran utama program PKH, Sembako, maupun bantuan kesehatan iuran pemerintah
Dasar Penentuan Kategori Desil
Penetapan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan, tetapi juga mempertimbangkan berbagai aspek sosial ekonomi seperti jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi rumah, konsumsi listrik, hingga kepemilikan aset.
Data ini bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala oleh BPS, sehingga posisi desil seseorang dapat berubah sesuai kondisi terbaru.
Jika terdapat ketidaksesuaian data, masyarakat dapat mengajukan perbaikan melalui pemerintah desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi resmi Cek Bansos.
Cara Mengecek Status Bansos dengan NIK KTP
Kemensos kini menyederhanakan proses pengecekan bantuan sosial dengan cukup menggunakan NIK KTP tanpa perlu mengisi data panjang lainnya.
Melalui Situs Resmi
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
- Isi kode verifikasi (captcha)
- Klik “Cari Data”
- Informasi penerima, desil, dan status bantuan akan muncul
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi di Play Store atau App Store
- Masukkan NIK atau data sesuai KTP
- Pilih wilayah domisili
- Klik “Cek Data” untuk melihat status penerima
Aplikasi ini juga menyediakan fitur pengajuan usulan dan sanggahan bagi warga yang ingin memperbaiki data.
Penyaluran dan Besaran Bantuan 2026
Penyaluran bantuan tahap II telah dimulai sejak 10 April 2026 dan dilakukan secara bertahap melalui PT Pos Indonesia serta bank Himbara, sehingga waktu penerimaan setiap daerah bisa berbeda.
Untuk program Sembako (BPNT), bantuan diberikan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per triwulan.
Sedangkan untuk PKH, besaran bantuan per triwulan berdasarkan kategori adalah:
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750.000
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SD: Rp225.000
Kesimpulan
Status desil penerima bansos April 2026 dapat dicek dengan mudah menggunakan NIK pada KTP melalui situs atau aplikasi Cek Bansos.
Sumber Referensi
https://www.kompas.tv/info-publik/664014/desil-berapa-yang-bisa-terima-bansos-april-2026-cek-pakai-nik-ktp-begini-caranya




