Beranda / Kenapa 2 September Jadi Hari Lahir Kejaksaan RI? Ini Sejarah dan Maknanya

Kenapa 2 September Jadi Hari Lahir Kejaksaan RI? Ini Sejarah dan Maknanya

Kenapa 2 September Jadi Hari Lahir Kejaksaan RI? Ini Sejarah dan Maknanya

Setiap tanggal 2 September jadi Hari Lahir Kejaksaan RI. Momen ini bukan sekadar peringatan, melainkan juga pengingat sejarah penting bangsa Indonesia. Banyak masyarakat yang belum tahu alasan pemilihan tanggal ini.

Ternyata, tanggal 2 September jadi Hari Lahir Kejaksaan RI karena berhubungan langsung dengan pelantikan Jaksa Agung pertama Republik Indonesia, hanya beberapa hari setelah proklamasi kemerdekaan. Oleh karena itu, mari kita pahami sejarah, makna, serta perbedaan dengan Hari Bhakti Adhyaksa.



Sejarah Penetapan Hari Lahir Kejaksaan

Pada 2 September 1945, Presiden Soekarno melantik Gatot Taroenamihardja sebagai Jaksa Agung pertama Indonesia. Pelantikan ini terjadi tepat 15 hari setelah proklamasi. Sejak saat itu, 2 September jadi Hari Lahir Kejaksaan RI yang menandai lahirnya lembaga penegakan hukum negara.

Selain itu, penetapan tanggal ini tidak langsung diumumkan di awal. Selama bertahun-tahun, Kejaksaan lebih sering memperingati Hari Bhakti Adhyaksa setiap 22 Juli. Namun, penelitian sejarah menunjukkan bahwa kelahiran Kejaksaan sebenarnya jatuh pada 2 September 1945.

Baru pada tahun 2023, Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi menetapkan 2 September jadi Hari Lahir Kejaksaan RI. Keputusan ini tertuang dalam SK Jaksa Agung Nomor 196 Tahun 2023. Dengan adanya keputusan tersebut, 2 September kini diperingati di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, 2 September jadi Hari Lahir Kejaksaan RI menjadi peringatan nasional yang mengingatkan masyarakat akan sejarah lahirnya institusi penegak hukum.



Makna Hari Lahir Kejaksaan

  • Pengingat Peran Sejak Kemerdekaan

    Hari lahir ini memiliki makna besar. Pertama, 2 September jadi Hari Lahir Kejaksaan RI mengingatkan bahwa Kejaksaan sudah hadir sejak awal kemerdekaan. Lembaga ini menjadi garda depan dalam menjaga hukum dan keadilan. Selain itu, peringatan ini juga menjadi ajang refleksi. Kejaksaan tidak hanya hadir sebagai institusi hukum, namun juga bagian dari sejarah perjuangan bangsa.

  • Momentum Kebersamaan dan Perbaikan

    Di sisi lain, peringatan ini memberi semangat baru bagi seluruh insan Adhyaksa. Dengan memperingati 2 September jadi Hari Lahir Kejaksaan RI, Kejaksaan menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan hukum.

Misalnya, kegiatan sosial, seminar hukum, hingga bakti masyarakat dilakukan dalam rangkaian perayaan hari lahir ini. Semua itu menunjukkan kedekatan Kejaksaan dengan masyarakat.



Perbedaan dengan Hari Lahir Kejaksaan dengan Hari Bhakti Adhyaksa

Banyak yang salah paham antara Hari Lahir Kejaksaan dan Hari Bhakti Adhyaksa. Padahal keduanya berbeda. Hari Bhakti Adhyaksa diperingati setiap 22 Juli. Tanggal ini menandai tahun 1960, ketika Kejaksaan dipisahkan dari Departemen Kehakiman dan menjadi lembaga mandiri.

Namun, 2 September jadi Hari Lahir Kejaksaan RI mengingatkan pada momen awal berdirinya Kejaksaan, tepat setelah kemerdekaan. Dengan begitu, keduanya memiliki nilai historis masing-masing, tetapi sama-sama penting untuk diperingati.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan