Kemendikbudristek Umumkan Program Beasiswa Baru Pengganti Indonesia Maju 2025
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi memperkenalkan program beasiswa terbaru yang menggantikan skema Beasiswa Indonesia Maju (BIM). Program pengganti ini dinamakan Beasiswa Garuda dan telah mulai membuka pendaftaran sejak bulan April 2025 lalu.
Sebagai latar belakang, Beasiswa Indonesia Maju selama ini memberikan dukungan biaya pendidikan dan tunjangan hidup bagi calon mahasiswa baru jenjang sarjana. Namun, setelah berjalan selama empat angkatan, program ini akan dihentikan dan tidak dilanjutkan kembali.
Meski demikian, siswa kelas 12 SMA/SMK/MA sederajat tak perlu khawatir, karena Beasiswa Garuda kini hadir sebagai solusi lanjutan. Wakil Menteri Kemendikbudristek, Stella Christie, menjelaskan bahwa beasiswa ini merupakan implementasi dari Asta Cita poin ke-4, yakni fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, serta kesetaraan gender dan pemberdayaan kelompok rentan.
Beasiswa Garuda untuk Kuliah S1/D4 di Luar Negeri
Beasiswa Garuda diperuntukkan bagi pelajar kelas 12 yang ingin melanjutkan studi sarjana (S1) atau sarjana terapan (D4) di universitas luar negeri yang telah diakui oleh Kemendikbudristek. Pendaftaran tahap pertama telah berlangsung pada 21-23 April 2025, dengan total 256 siswa lolos sebagai penerima.
Para penerima beasiswa tersebut telah diterima di universitas bergengsi dunia, seperti National University of Singapore, Nanyang Technological University, hingga University of California, Berkeley.
Ahmad Najib Burhani, Direktur Jenderal Pendidikan Sains dan Teknologi, menyatakan bahwa Beasiswa Garuda akan menjadi bagian integral dari inisiatif Sekolah Unggul Garuda, dan akan terus dibuka setiap tahun untuk mencari lebih banyak talenta unggul dari seluruh Indonesia.
Komponen Pembiayaan Beasiswa Garuda
Program ini memberikan dua jenis bantuan biaya:
-
Biaya Pendidikan
- Uang kuliah (SPP)
- Biaya pendaftaran kuliah
- Dana pembelian buku
-
Biaya Pendukung
- Tiket transportasi ke negara tujuan
- Biaya aplikasi visa
- Asuransi kesehatan
- Dana kedatangan
- Tunjangan hidup bulanan
- Bantuan untuk keadaan darurat
Persyaratan dan Dokumen yang Diperlukan
-
Persyaratan Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Siswa aktif kelas 12 jenjang SMA atau sederajat
- Telah diterima di program S1/D4 di universitas luar negeri yang masuk daftar resmi Kemendikbudristek
- Bersedia melaporkan sumber beasiswa lain (jika ada)
-
Dokumen Wajib:
- Salinan digital KK, KTP/KIA, atau akta kelahiran
- Slip gaji orang tua (jika tersedia)
- Rekening koran orang tua tiga bulan terakhir
- Foto meteran listrik (dengan kode CL terlihat)
- Surat pertanggungjawaban mutlak bermeterai Rp10.000
- LoA (Letter of Acceptance) dari kampus tujuan
- Rincian tuition fee
-
Bagi Penyandang Disabilitas:
- Surat keterangan resmi tentang jenis disabilitas
- Persetujuan orang tua atau wali bermeterai
- Surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan
Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda 2025
-
Pengumpulan dokumen ekonomi: 21–23 April 2025
-
Pengisian data LoA:
- Gelombang 1: 21–23 April 2025
- Gelombang 2: 2–24 Mei 2025
-
Seleksi administrasi:
- Gelombang 1: 24–27 April 2025
- Gelombang 2: 5–15 Juni 2025
-
Pengumuman hasil seleksi:
- Gelombang 1: 28 April 2025
- Gelombang 2: 16 Juni 2025
Akses Informasi dan Pendaftaran
Untuk informasi resmi dan pendaftaran program Beasiswa Garuda, kunjungi laman:
https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id
Selamat kepada seluruh peserta yang telah diterima! Bagi yang belum, persiapkan diri untuk kesempatan di tahun berikutnya!

Komentar