Pemerintah kembali menyalurkan program bantuan sosial (bansos) pada tahun 2026 melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Lalu, kapan jadwal bansos akan cair?
Bansos berperan penting dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar serta mengurangi beban ekonomi, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui informasi terbaru mengenai pencairan PKH dan BPNT pada triwulan II tahun 2026.
Periode Penyaluran Bansos Triwulan II 2026
Penyaluran bansos dilakukan secara berkala setiap tiga bulan dalam satu tahun. Untuk triwulan II, proses pencairan berlangsung mulai April hingga Juni 2026.
Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah, sehingga waktu penerimaan bantuan bisa berbeda-beda tergantung kebijakan daerah dan kesiapan penyaluran di lapangan. Masyarakat disarankan untuk terus mengikuti informasi resmi agar tidak melewatkan jadwal pencairan.
Program Bansos Yang Disalurkan
Pada triwulan II tahun 2026, terdapat dua jenis bantuan utama yang kembali disalurkan oleh pemerintah, yaitu:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako
Kedua program ini ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdaftar dalam basis data pemerintah.
Nominal Bantuan PKH Tahun 2026
Besaran bantuan PKH diberikan berdasarkan kategori penerima dan disalurkan setiap tiga bulan. Berikut rinciannya:
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp 750.000
- Siswa SD: Rp 225.000
- Siswa SMP: Rp 375.000
- Siswa SMA: Rp 500.000
- Lansia dan penyandang disabilitas berat: Rp 600.000
Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan keluarga penerima.
Besaran Bantuan BPNT 2026
BPNT diberikan sebesar Rp 200.000 setiap bulan kepada masing-masing KPM. Bantuan ini digunakan untuk membeli kebutuhan pangan melalui e-Warong yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga asupan gizi masyarakat serta menekan angka stunting.
Skema Penyaluran Bantuan Sosial
Penyaluran bansos dilakukan melalui mekanisme yang telah ditentukan agar tepat sasaran dan transparan. Berikut beberapa ketentuannya:
- Disalurkan melalui bank Himbara atau Kantor Pos
- Dapat dicairkan menggunakan Kartu Keluarga atau buku tabungan
- Sebagian penerima akan mendapatkan undangan khusus untuk pencairan melalui Kantor Pos
Dengan sistem ini, bantuan diharapkan dapat diterima langsung oleh pihak yang berhak.
Cara Mengetahui Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat mengecek apakah terdaftar sebagai penerima bansos secara online dengan langkah berikut:
- Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Isi kode captcha yang ditampilkan
- Klik tombol “CARI DATA”
- Hasil pencarian akan menampilkan status penerima
Selain melalui situs web, pengecekan juga bisa dilakukan menggunakan aplikasi “Cek Bansos” di ponsel.
Kriteria Penentuan Penerima Bansos
Penentuan penerima bantuan sosial didasarkan pada tingkat kesejahteraan masyarakat yang dikenal dengan istilah desil.
Desil merupakan pengelompokan ekonomi masyarakat, mulai dari kategori sangat miskin hingga kelompok yang lebih sejahtera.
- Desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama penerima PKH dan BPNT
- Desil 1 hingga 5 berpeluang mendapatkan bantuan tambahan seperti jaminan kesehatan
Data ini diperbarui secara berkala oleh pemerintah agar penyaluran bantuan tetap tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi terbaru masyarakat.
Kesimpulan
Semoga informasi ini dapat membantu Anda memahami jadwal, besaran, serta cara pengecekan bansos PKH dan BPNT 2026 dengan lebih jelas.

Komentar