Bansos
Beranda / Bansos / Cara Cek Desil Kemensos untuk Bansos dan BPJS PBI

Cara Cek Desil Kemensos untuk Bansos dan BPJS PBI

Cara Cek Desil Kemensos untuk Bansos dan BPJS PBI
Cara Cek Desil Kemensos untuk Bansos dan BPJS PBI

Isu penonaktifan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) membuat banyak masyarakat mulai mencari tahu apa itu desil. Istilah ini digunakan pemerintah untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial. Karena itu, memahami desil dan cara mengeceknya menjadi penting agar masyarakat tidak salah informasi.

Pengertian Desil Menurut Kemensos

Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia. Penjelasan ini disampaikan melalui situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia. Pengelompokan desil didasarkan pada data dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penentuan desil dilakukan dengan melihat beberapa kondisi, antara lain:

  1. Jenis pekerjaan kepala keluarga
  2. Tingkat pendidikan
  3. Kondisi dan kepemilikan rumah
  4. Daya listrik yang digunakan
  5. Kepemilikan aset tertentu

Semua data tersebut digabungkan untuk menilai tingkat kesejahteraan keluarga.



Cara Cek Desil Secara Online

Masyarakat dapat mengecek desil masing-masing melalui situs resmi Kemensos.

Langkah-langkah cek desil adalah sebagai berikut:

  1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
  3. Isi kode captcha yang muncul di layar
  4. Klik tombol Cari Data

Informasi akan muncul, meliputi nama, kelompok desil, dan status penerima bansos



Pembagian Kelompok Desil

Banyak yang mengira desil ditentukan dari pengeluaran bulanan. Namun, Kemensos menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar.

Berikut pembagian kelompok desil yang umum digunakan:

  • Desil 1: 10 persen masyarakat termiskin (miskin ekstrem)
  • Desil 2: Masyarakat miskin
  • Desil 3: Hampir miskin
  • Desil 4: Rentan miskin
  • Desil 5: Pas-pasan atau mendekati kelas menengah
  • Desil 6–10: Kelompok menengah ke atas yang dinilai mampu

Data desil ini diperbarui secara berkala oleh Badan Pusat Statistik.



Cara Mengajukan Perbaikan Desil

Desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui jika kondisi ekonomi keluarga berubah atau data dianggap tidak sesuai.

Dilansir dari laman Kontan, pengajuan perbaikan bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan tahapan berikut:

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
  2. Login atau daftar akun baru
  3. Pilih menu Usulkan Pembaruan
  4. Isi pertanyaan sesuai kondisi sebenarnya
  5. Tunggu proses survei dari petugas dinas sosial

Proses pembaruan data biasanya memerlukan waktu hingga tiga bulan.



Hubungan Desil dengan Penerima Bansos

Desil digunakan sebagai dasar utama dalam penentuan penerima bantuan sosial.

Berikut gambaran penerima bantuan berdasarkan kelompok desil:

  • Desil 1–4: Berhak menerima PKH
  • Desil 1–5: Berhak menerima Program Sembako
  • Desil 1–5: Berhak menerima PBI-JK BPJS Kesehatan
  • Desil 1–5: Berpeluang menerima Program ATENSI sesuai hasil asesmen

Meski masuk dalam desil penerima, bantuan tetap bergantung pada hasil verifikasi lapangan.



Alasan Bantuan Bisa Tidak Cair

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan bantuan tidak diberikan, antara lain:

  1. Data atau alamat tidak ditemukan
  2. Data tidak valid atau belum terverifikasi
  3. Penerima sudah meninggal dunia
  4. Memiliki status ASN, TNI, Polri, pejabat negara
  5. Anggota keluarga bekerja di BUMN atau BUMD




Kesimpulan

Desil Kemensos menjadi acuan penting dalam penyaluran bansos dan BPJS PBI. Dengan memahami cara cek, pembagian desil, serta mekanisme perbaikannya, masyarakat dapat memastikan data mereka sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Sumber Referensi

https://nasional.kontan.co.id/news/klik-cekbansoskemensosgoid-ini-cara-mudah-cek-desil-kemensos/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan