Beranda / BLT Disalurkan lewat PT Pos, Mensos Pastikan Biaya Ditanggung Pemerintah

BLT Disalurkan lewat PT Pos, Mensos Pastikan Biaya Ditanggung Pemerintah

BLT Disalurkan lewat PT Pos, Mensos Pastikan Biaya Ditanggung Pemerintah

BLT Disalurkan lewat PT Pos, Mensos Pastikan Biaya Ditanggung Pemerintah. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dilakukan dengan dua cara, yaitu lewat Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos.

“Untuk penyaluran BLT melalui Himbara tidak ada biaya, sementara untuk PT Pos dikenakan biaya,” katanya dalam acara Kompas Petang di KompasTV, Rabu (22/10/2025).

Walaupun ada biaya untuk penyaluran lewat PT Pos, Saifullah memastikan bahwa biaya tersebut ditanggung oleh negara.

“Biaya penyaluran ditanggung oleh kita. Jadi, tidak ada pengurangan untuk penerima manfaat,” ujarnya.



“Untuk penerima sembako reguler yang sebelumnya mendapatkan Rp600. 000, sekarang ditambah dengan Rp900. 000. Jadi totalnya mereka bisa mendapatkan Rp1,5 juta,” jelasnya.

Terkait masalah keterlambatan dalam penyaluran BLT, Saifullah menginformasikan bahwa Indonesia kini memiliki satu sistem data yang dikenal sebagai data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN), yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Ia menjelaskan, data yang dihasilkan oleh BPS menjadi acuan bagi mereka dalam menyalurkan bantuan sosial atau program intervensi. Saifullah juga menambahkan bahwa sampai sekarang, mereka telah menyalurkan BLT reguler setiap tiga bulan sekali, dan terdapat banyak dinamika di lapangan.

“Program reguler ini sudah berjalan. Sekarang ada penambahan (BLT) yang sedang kami koordinasikan,” ujarnya.

Menurut penjelasannya, data sudah disampaikan oleh BPS dan pihaknya meneruskannya ke daerah.




“Kami memberikan waktu untuk memeriksa data di lapangan, kemudian menyelaraskan sambil konsolidasi untuk mengirimkan data tersebut ke PT Pos Indonesia. Hari ini insyaallah kami akan mengirimkan data terbaru untuk BLTS (bantuan langsung tunai sementara) tambahan,” ungkap Saifullah.

Saifullah kemudian mengungkapkan informasi mengenai penyaluran BLT yang telah dilakukan.

“Hari ini sudah ada 16 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang siap menerima bantuan melalui Himbara untuk program reguler,” katanya.

Sementara itu, ia menambahkan bahwa BLT tambahan akan mulai disalurkan dalam beberapa hari ke depan melalui PT Pos.

“Untuk bantuan sosial tambahan ini, insyaallah kita bisa mulai dalam beberapa hari mendatang untuk yang melalui PT Pos. Penerima manfaat yang memiliki rekening akan menerima bantuan melalui rekening mereka, sedangkan penerima yang belum memiliki rekening akan kami salurkan melalui PT Pos,” jelasnya.



Sumber: https://www.kompas.tv/nasional/624670/mensos-tegaskan-biaya-penyaluran-blt-lewat-pt-pos-ditanggung-pemerintah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan