Beranda / Bansos PKH dan BPNT 2026 Cair, Ini Jadwal Pencairan dan Cara Cek Penerima

Bansos PKH dan BPNT 2026 Cair, Ini Jadwal Pencairan dan Cara Cek Penerima

Pemerintah akan mulai menyalurkan bantuan sosial secara rutin di awal tahun ini. Ada dua jenis bantuan yang sangat dinantikan oleh masyarakat berpenghasilan rendah, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT).

Berdasarkan waktu pencairan tahun lalu, PKH dan BNPT akan diberikan setiap tiga bulan. Pencairan tahap pertama akan dilakukan pada Januari hingga Maret, tahap kedua pada April hingga Juni, tahap ketiga antara Juli hingga September, dan tahap terakhir pada Oktober hingga Desember.

Perlu dicatat bahwa PKH disalurkan secara bertahap dengan frekuensi empat kali dalam setahun. Sementara itu, BPNT dicairkan setiap bulan, namun prosesnya dilakukan secara kumulatif setiap tiga bulan, berupa saldo dalam kartu debit elektronik untuk pembelian makanan.



Besaran Dana Bansos PKH dan BPNT

Jumlah bantuan PKH ditentukan berdasarkan kategori penerima. Ada delapan kategori penerima yang tercantum sebagai berikut:

  1. Ibu hamil: Rp 3 juta per tahun (Rp 750.000 per tahap)
  2. Anak usia dini: Rp 3 juta per tahun (Rp 750.000 per tahap)
  3. Siswa SD: Rp 900.000 per tahun (Rp 225.000 per tahap)
  4. Siswa SMP: Rp 1,5 juta per tahun (Rp 375.000 per tahap)
  5. Siswa SMA: Rp 2 juta per tahun (Rp 500.000 per tahap)
  6. Disabilitas berat: Rp 2,4 juta per tahun (Rp 600.000 per tahap)
  7. Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp 2,4 juta per tahun (Rp 600.000 per tahap)
  8. Korban pelanggaran hak asasi manusia berat: Rp 10,8 juta per tahun (Rp 2,7 juta per tahap)

Selain itu, penerima BPNT akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 200.000 setiap bulan. BPNT ini hanya dapat digunakan untuk kebutuhan pangan, seperti beras, telur, atau minyak goreng.



Cek Bansos PKH dan BPNT Melalui Situs Resmi Kemensos

Dilansir dari cnbcindonesia.com, berikut adalah cara untuk memeriksa bantuan BNPT dan PKH melalui situs resmi Kemensos:

  • Buka situs cekbansos.kemensos.go.id atau klik tautan ini
  • Isi informasi domisili berdasarkan KTP (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan);
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP di kolom “NAMA PM (Penerima Manfaat)”;
  • Ketik ulang kode captcha yang muncul;
  • Klik “Cari Data” untuk melihat hasilnya;
  • Jika terdaftar, halaman akan menampilkan status peserta, jenis bantuan, dan status penyaluran.




Cek Bansos PKH dan BPNT Belalui Aplikasi

Selanjutnya, berikut adalah langkah-langkah untuk memeriksa bantuan BNPT dan PKH melalui aplikasi:

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store atau App Store;
  2. Jika belum memiliki akun, pilih “Buat Akun Baru” dan isi informasi pribadi secara lengkap, serta buat username dan password;
  3. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar;
  4. Pada halaman utama, pilih menu “Cek Bansos”;
  5. Masukkan data domisili sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan) dan nama lengkap;
  6. Klik “Cari Data”, dan sistem akan menampilkan hasil pencarian.




Syarat Untuk Penerima Bansos 2026

Ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan bansos 2026, di antaranya:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
  2. Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
  3. Termasuk ke dalam kategori keluarga miskin atau rentan miskin.
  4. Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, atau Polri.
  5. Bukan pensiunan yang mendapatkan gaji bulanan dari pemerintah.
  6. Tidak memiliki penghasilan yang melebihi UMP/UMK yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.





Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260119073642-4-703199/bansos-pkh-bpnt-cair-mulai-januari-2026-ini-cara-cek-penerimanya

Bagikan