Masyarakat kini dapat dengan mudah mengecek status penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan II periode April hingga Juni 2026. Proses pengecekan bisa dilakukan secara mandiri hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP tanpa perlu mengisi data tambahan seperti nama lengkap atau alamat. Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia telah menyediakan layanan resmi melalui situs cek bansos untuk memudahkan masyarakat memantau status penerimaan bantuan. Penyaluran bansos sendiri sudah mulai berjalan sejak 10 April 2026.
Tanda Terdaftar sebagai Penerima Bansos
Seseorang dinyatakan sebagai penerima bansos PKH atau BPNT apabila pada sistem muncul perubahan status pada kolom program, seperti:
- Status berubah dari “Tidak” menjadi “Ya”
- Terdapat keterangan periode bantuan April–Juni 2026
Informasi ini menjadi indikator bahwa bantuan siap atau sedang dalam proses pencairan.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Lewat NIK KTP
Berikut langkah mudah untuk mengecek status bansos secara online:
- Masuk ke situs resmi kemensos cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK KTP (16 digit) pada kolom yang tersedia
- Input kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan informasi penerima, termasuk nama, desil, dan status bantuan
Selain melalui website, pengecekan juga bisa dilakukan lewat aplikasi resmi Cek Bansos. Pengguna cukup memasukkan NIK atau nama sesuai KTP serta memilih wilayah domisili.
Aplikasi ini juga menyediakan fitur tambahan seperti:
- Usul (pengajuan data baru)
- Sanggah (perbaikan data yang tidak sesuai)
Apa Itu Desil dalam Bansos?
Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dihitung berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi.
Beberapa faktor yang dinilai antara lain:
- Jenis pekerjaan
- Tingkat pendidikan
- Kondisi tempat tinggal
- Daya listrik
- Kepemilikan aset
Pengelompokan ini digunakan untuk menentukan prioritas penerima bantuan sosial.
Cara Mengubah Desil Bansos
Jika merasa data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan perubahan desil melalui:
- Kantor desa atau kelurahan
- Dinas sosial setempat
- Aplikasi Cek Bansos
Data tersebut nantinya akan diverifikasi dan diperbarui secara berkala oleh Badan Pusat Statistik.
Kriteria Penerima Bansos Berdasarkan Desil
Berikut pembagian prioritas penerima bansos:
- Desil 1–4: Prioritas utama penerima PKH dan BPNT
- Desil 5: Berpeluang menerima bantuan iuran kesehatan (PBI-JK)
Masyarakat juga bisa mengecek posisi desil bersamaan saat melakukan pengecekan bansos.
Besaran Bantuan PKH dan BPNT 2026
Penyaluran bantuan dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan bank yang tergabung dalam Himbara.
Bantuan BPNT (Sembako)
- Rp200.000 per bulan
- Rp600.000 per triwulan
Bantuan PKH per Triwulan
Berikut rincian bantuan berdasarkan kategori:
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Pelajar SMA/sederajat: Rp500.000
- Pelajar SMP/sederajat: Rp375.000
- Pelajar SD/sederajat: Rp225.000
Kesimpulan
Pengecekan bansos PKH dan BPNT periode April–Juni 2026 kini semakin mudah dengan hanya menggunakan NIK KTP. Masyarakat disarankan untuk rutin memantau status bantuan melalui situs resmi atau aplikasi agar tidak ketinggalan informasi pencairan. Selain itu, pastikan data sudah sesuai agar peluang menerima bantuan semakin besar.
Sumber
https://www.kompas.tv/info-publik/664229/cara-cek-bansos-pkh-dan-sembako-triwulan-ii-april-2026-lewat-nik-ktp

Komentar