Skrining kesehatan dari BPJS Kesehatan menjadi salah satu layanan penting bagi peserta JKN untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini. Tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan, proses ini bisa dilakukan secara online hanya dengan mengisi kuesioner sederhana.
Melalui skrining ini, peserta dapat mendeteksi potensi risiko penyakit lebih awal sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan sebelum kondisi semakin serius.
Pentingnya Skrining Kesehatan BPJS
Skrining kesehatan bukan sekadar formalitas, tetapi langkah awal untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugrah, menyarankan agar peserta melakukan skrining secara rutin minimal satu kali dalam setahun.
Dengan skrining, peserta dapat memahami kondisi kesehatannya lebih baik, termasuk risiko penyakit yang mungkin tidak disadari sebelumnya.
Data yang Perlu Disiapkan
Sebelum melakukan skrining, ada beberapa data penting yang perlu dipersiapkan agar proses berjalan lancar, yaitu:
- NIK atau nomor kartu BPJS Kesehatan
- Tanggal lahir
- Tinggi dan berat badan
- Nomor HP aktif
- Kontak keluarga
- Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
Data ini akan membantu sistem dalam menganalisis kondisi kesehatan secara lebih akurat.
Cara Skrining BPJS Kesehatan Secara Online
BPJS Kesehatan menyediakan beberapa metode skrining yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kenyamanan peserta.
1. Melalui Aplikasi Mobile JKN
Cara paling praktis adalah menggunakan aplikasi Mobile JKN. Setelah login, peserta dapat:
- Masuk ke menu “Lainnya”
- Pilih “Skrining Riwayat Kesehatan”
- Tentukan data peserta
- Isi kuesioner dan data diri
- Simpan dan lihat hasil
Hasil skrining akan langsung ditampilkan setelah semua pertanyaan dijawab.
2. Melalui Website Resmi BPJS Kesehatan
Alternatif lain adalah melalui situs resmi BPJS Kesehatan. Peserta cukup:
- Masukkan NIK/nomor kartu BPJS
- Isi tanggal lahir dan captcha
- Lengkapi data diri
- Jawab pertanyaan kesehatan
- Klik “Simpan” untuk melihat hasil
Hasil skrining juga bisa diunduh dalam bentuk PDF untuk disimpan.
3. Lewat Layanan PANDAWA (WhatsApp)
Bagi yang ingin lebih praktis, skrining bisa dilakukan lewat layanan WhatsApp PANDAWA. Peserta hanya perlu mengirim pesan, lalu mengikuti petunjuk hingga diarahkan ke halaman skrining.
Bisa Dibantu di Fasilitas Kesehatan
Jika mengalami kesulitan, peserta tidak perlu khawatir. Skrining juga bisa dilakukan dengan bantuan petugas di puskesmas, klinik, maupun dokter praktik mandiri yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Tindak Lanjut Hasil Skrining
Setelah hasil skrining keluar, langkah selanjutnya adalah memahami tingkat risiko yang ditampilkan. Jika hasil menunjukkan risiko sedang atau tinggi, peserta disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Untuk mencari lokasi faskes terdekat, peserta bisa memanfaatkan fitur “Faskes” di aplikasi Mobile JKN.
Kesimpulan
Skrining kesehatan dari BPJS Kesehatan merupakan layanan gratis yang sangat bermanfaat untuk mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. Prosesnya mudah, cepat, dan bisa dilakukan kapan saja.
Dengan rutin melakukan skrining, peserta tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga dapat mencegah risiko penyakit yang lebih serius di masa depan.
Sumber: puskesmas-susoh.acehbaratdayakab.go.id

Komentar