Kabar baik bagi keluarga prasejahtera! Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) PKH dan Sembako 2026 menjelang Hari Raya Idul Fitri. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 15 triliun, disalurkan secara bertahap sejak awal Ramadan 1447 Hijriah.
Bansos ini diberikan untuk meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya umat Islam, agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.
Dilansir dari Kompas.com, sebagian besar penerima bansos sudah menerima bantuan. Namun, lebih dari 1 juta penerima baru PKH dan sekitar 2 juta penerima baru Sembako masih dalam tahap proses penyaluran. Data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Beberapa penerima baru belum memiliki rekening bank, sehingga pemerintah masih melakukan pembukaan rekening kolektif (burekol), pembagian kartu, hingga penyaluran melalui PT Pos Indonesia.
Menteri Sosial, Gus Ipul, menjelaskan bahwa setiap triwulan selalu ada penerima baru. Proses administrasi bisa memakan waktu 1–2 bulan bagi mereka yang belum memiliki rekening.
Jadwal Pencairan Bansos PKH & Sembako 2026
Penyaluran bansos PKH dan Sembako dilakukan secara berkala sepanjang tahun 2026. Berikut perkiraan jadwalnya:
Jadwal PKH 2026
- Tahap 1: Januari – Maret 2026
- Tahap 2: April – Juni 2026
- Tahap 3: Juli – September 2026
- Tahap 4: Oktober – Desember 2026
Setiap tahap mencakup penyaluran dana bantuan tunai kepada keluarga penerima berdasarkan periode tiga bulan.
Jadwal Sembako (BPNT) 2026
- BPNT atau Program Sembako biasanya cair setiap bulan sekitar Rp200.000 per KPM.
- Pencairan bisa dirapel (digabung) untuk dua atau tiga bulan sekaligus tergantung kebijakan daerah.
Contoh: Untuk tahap 1 (Januari–Maret 2026), pencairan sudah dimulai dan sebagian besar keluarga penerima manfaat telah menerima dana bansos sebelum dan saat awal Ramadan.
Cara Cek Bansos PKH dan Sembako 2026 Online Lewat HP
Bagi masyarakat yang ingin memastikan status penerima bansos PKH dan Sembako 2026, berikut langkah-langkah cek bansos secara online:
- Buka link resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Isi data diri sesuai KTP
- Klik tombol Cari Data untuk melihat status penerima
Tips Aman Cek Bansos Online:
- Jangan membagikan PIN, OTP, atau password kepada siapa pun
- Waspadai oknum yang meminta biaya pencairan bansos
- Jika ragu, konfirmasi langsung ke kantor kelurahan atau desa setempat
Perlu diingat, pengecekan melalui situs resmi Kemensos gratis dan tidak dipungut biaya.
Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Berdasarkan Data Nasional
Penyaluran bantuan mengacu pada data nasional yang diverifikasi oleh pemerintah daerah, Muspida, dan Kementerian Dalam Negeri sebelum diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dari total anggaran bansos lebih dari Rp 2 triliun, sekitar Rp 600 miliar telah masuk ke rekening penerima. Hingga kini, realisasi penyaluran sudah mencapai lebih dari 85 persen.
Kesimpulan
Bansos PKH dan Sembako 2026 disalurkan secara bertahap dengan jadwal triwulan untuk PKH dan bulanan untuk Sembako. Masyarakat dapat cek status penerima secara online melalui situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id. Penyaluran didasarkan pada data nasional yang diverifikasi, dan sebagian besar penerima telah menerima bantuan, sementara penerima baru masih dalam proses administrasi.
Sumber
https://cahaya.kompas.com/aktual/26B22045114990/bansos-rp-15-triliun-cair-jelang-lebaran-2026-siapa-saja-penerimanya




