CPNS Informasi Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Sekolah Kedinasan Favorit 2026 : Tes Fisik Tidak Berat dan Berpeluang Jadi CPNS

Sekolah Kedinasan Favorit 2026 : Tes Fisik Tidak Berat dan Berpeluang Jadi CPNS

Sekolah Kedinasan Favorit 2026 : Tes Fisik Tidak Berat dan Berpeluang Jadi CPNS
Sekolah Kedinasan Favorit 2026 : Tes Fisik Tidak Berat dan Berpeluang Jadi CPNS

Sekolah kedinasan masih menjadi pilihan favorit bagi banyak lulusan SMA dan sederajat setiap tahunnya. Selain menawarkan pendidikan gratis, lulusan sekolah kedinasan juga berkesempatan langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah menyelesaikan pendidikan.

Meski demikian, proses seleksi sekolah kedinasan dikenal cukup ketat dan memiliki tahapan yang berbeda dibanding perguruan tinggi umum. Selain seleksi administrasi dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), beberapa sekolah kedinasan juga menerapkan tes fisik atau tes kesamaptaan.

Namun, tidak semua sekolah kedinasan memiliki tes fisik yang berat dan panjang. Bagi calon pendaftar yang ingin menghindari tes fisik berlebihan, ada beberapa pilihan sekolah kedinasan dengan tahapan kebugaran yang lebih ringan.



Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Diprediksi Tetap Ketat

Walaupun pendaftaran sekolah kedinasan 2026 belum resmi dibuka, calon peserta sudah mulai mencari informasi sejak dini. Pada tahun sebelumnya, jumlah pendaftar sekolah kedinasan mencapai lebih dari 150 ribu peserta.

Tingginya minat masyarakat tidak lepas dari berbagai keuntungan yang ditawarkan, seperti:

  1. Kuliah gratis melalui jalur pola pembibitan
  2. Fasilitas asrama
  3. Peluang menjadi CPNS setelah lulus
  4. Ikatan dinas dengan instansi pemerintah

Seleksi sekolah kedinasan sendiri dilakukan secara terpusat melalui portal Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan melibatkan delapan kementerian/lembaga.



Sekolah Kedinasan dengan Tes Fisik Lebih Ringan

Beberapa sekolah kedinasan seperti IPDN, STIN, hingga sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan dikenal memiliki tahapan tes kebugaran yang cukup berat. Namun, ada pula sekolah kedinasan yang hanya menerapkan tes kesehatan dan kebugaran sederhana.

Berikut daftar sekolah kedinasan yang minim tes fisik:

Politeknik Statistika STIS

Politeknik Statistika STIS menjadi salah satu sekolah kedinasan favorit yang memiliki tahapan tes fisik relatif ringan. Tahapan Seleksi STIS

Rangkaian seleksi Politeknik STIS meliputi:

  1. Pengumuman penerimaan
  2. Pendaftaran dan seleksi administrasi
  3. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  4. Seleksi Lanjutan I Matematika
  5. Seleksi Lanjutan II Psikotes dan wawancara
  6. Seleksi Lanjutan III kesehatan dan kebugaran

Tes kebugaran di STIS umumnya hanya berupa Harvard Step Test.



Syarat Masuk Politeknik STIS

Berikut beberapa persyaratan utama:

  1. Sehat jasmani dan rohani
  2. Bebas narkoba
  3. Tidak buta warna total maupun parsial
  4. Pengguna kacamata masih diperbolehkan dengan batas tertentu
  5. Lulusan atau siswa kelas 12 SMA/MA/SMK semua jurusan
  6. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80
  7. Usia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun
  8. Belum menikah selama masa pendidikan
  9. Tidak sedang terikat dinas dengan instansi lain

Selain itu, peserta juga wajib bersedia ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia setelah lulus dan menjadi PNS.



STMKG

Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) juga termasuk sekolah kedinasan dengan tes fisik yang tidak terlalu berat.

Tahapan seleksi STMKG terdiri dari:

  1. Seleksi administrasi
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
  4. Tes kesehatan
  5. Tes kebugaran
  6. Wawancara

Tes kebugaran di STMKG biasanya berupa Cooper Test atau lari sejauh 2,4 kilometer.



Persyaratan Masuk STMKG

Beberapa syarat utama STMKG antara lain:

  • Warga Negara Indonesia
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak buta warna
  • Usia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun
  • Belum menikah
  • Bebas narkoba
  • Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita
  • Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia setelah lulus

Peserta berkacamata juga masih diperbolehkan dengan ketentuan batas minus tertentu.



Perbedaan Tes Kesehatan dan Tes Kebugaran

Masih banyak calon peserta yang menganggap tes kesehatan dan tes kebugaran sama. Padahal keduanya berbeda.

Tes kesehatan biasanya meliputi:

  • Pemeriksaan tinggi dan berat badan
  • Riwayat kesehatan
  • Pemeriksaan mata
  • Pemeriksaan umum tubuh

Sementara tes kebugaran lebih menitikberatkan pada aktivitas fisik seperti:

  • Push-up
  • Sit-up
  • Shuttle run
  • Pull-up
  • Lari




Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026

Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 diperkirakan dibuka pada akhir Mei atau awal Juni melalui portal resmi BKN.

Berikut langkah-langkah pendaftarannya:

  1. Buka situs resmi SSCASN Sekolah Kedinasan di portal BKN https://dikdin.bkn.go.id./
  2. Pilih menu “Buat Akun”
  3. Masukkan NIK, nomor KK, nama lengkap, dan tanggal lahir
  4. Unggah pas foto
  5. Cetak Kartu Informasi Akun
  6. Pilih salah satu sekolah kedinasan
  7. Lengkapi biodata dan unggah dokumen
  8. Periksa kembali data pendaftaran
  9. Klik “Akhiri Pendaftaran”




Kesimpulan

Meskipun jadwal resmi pendaftaran sekolah kedinasan 2026 belum diumumkan, calon peserta sebaiknya mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Selain belajar materi SKD, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh juga penting agar peluang lolos seleksi semakin besar.

Sumber

https://www.kompas.com/edu/read/2026/05/09/141700371/2-sekolah-kedinasan-tanpa-banyak-tes-fisik-gratis-dan-lulus-jadi-cpns?page=all#page2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan