Perbedaan Active Voice dan Passive Voice: 10 Contoh Kalimat Serta Artinya
Active Voice adalah struktur kalimat dimana subjek melakukan aksi terhadap objek. Sebaliknya, Passive Voice adalah struktur di mana objek dari aksi menjadi subjek kalimat, dan aksi dilakukan oleh agen yang bisa disebutkan atau tidak. Penggunaan Active Voice biasanya lebih jelas dan langsung, sedangkan Passive Voice sering digunakan ketika pelaku tindakan tidak diketahui atau tidak relevan.
Perbedaan Utama Active Voice dan Passive Voice
Active Voice dan Passive Voice adalah dua bentuk kalimat dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan tindakan atau peristiwa dengan fokus yang berbeda. Dalam Active Voice, subjek kalimat melakukan tindakan, menekankan siapa atau apa yang melakukan tindakan tersebut. Misalnya, “The cat chased the mouse” menyoroti subjek yang melakukan aksi. Sebaliknya, dalam Passive Voice, fokusnya adalah pada tindakan itu sendiri atau objek dari tindakan, bukan pada siapa yang melakukan tindakan. Kalimat dalam Passive Voice seperti “The mouse was chased by the cat” menekankan penerima tindakan.
Perbedaan utama antara Active Voice dan Passive Voice terletak pada fokus dan struktur kalimat. Active Voice menekankan pelaku tindakan, sementara Passive Voice menekankan pada penerima tindakan atau tindakan itu sendiri. Active Voice sering dipilih untuk kalimat yang lebih langsung dan jelas, sedangkan Passive Voice digunakan ketika pelaku tindakan tidak penting, tidak diketahui, atau perlu ditekankan.
Struktur Kalimat Active Voice dan Passive Voice
Berikut adalah struktur kalimat untuk Active Voice dan Passive Voice:
-
Active Voice (Suara Aktif) memiliki struktur Subjek + Kata Kerja + Objek.
Dalam kalimat Active Voice, struktur kalimat dimulai dengan subjek yang melakukan tindakan. Setelah subjek, terdapat kata kerja yang menggambarkan tindakan tersebut. Kemudian, di akhir kalimat, terdapat objek yang menerima tindakan dari subjek.
-
Passive Voice (Suara Pasif) memiliki struktur Objek + (to be) + Kata Kerja Bentuk Past Participle + (oleh) Subjek.
Dalam kalimat Passive Voice, struktur kalimat dimulai dengan objek yang menerima tindakan. Setelah objek, ditambahkan kata kerja bentuk past participle yang diikuti oleh kata kerja “to be” sesuai dengan waktu dan bentuk kalimat. Subjek yang melakukan tindakan biasanya diletakkan di akhir kalimat setelah kata “oleh” atau bahkan bisa dihilangkan jika tidak penting.
Contoh Kalimat Active Voice dan Passive Voice
Berikut adalah contoh kalimat Active Voice dan Passive Voice beserta artinya:
-
Active Voice: The chef prepares the meal. (Koki menyiapkan makanan)
Passive Voice: The meal is prepared by the chef. (Makanan disiapkan oleh koki.)
-
Active Voice: The teacher explains the lesson. (Guru menjelaskan pelajaran)
Passive Voice: The lesson is explained by the teacher. (Pelajaran dijelaskan oleh guru.)
-
Active Voice: The dog chased the ball. (Anjing mengejar bola)
Passive Voice: The ball was chased by the dog. (Bola dikejar oleh anjing.)
-
Active Voice: The company will launch a new product. (Perusahaan akan meluncurkan produk baru)
Passive Voice: A new product will be launched by the company. (Produk baru akan diluncurkan oleh perusahaan.)
-
Active Voice: She writes a letter. (Dia menulis surat)
Passive Voice: A letter is written by her. (Surat ditulis oleh dia.)
-
Active Voice: The students are completing their assignments. (Para siswa sedang menyelesaikan tugas mereka)
Passive Voice: The assignments are being completed by the students. (Tugas-tugas sedang diselesaikan oleh para siswa.)
-
Active Voice: The artist painted a beautiful mural. (Seniman melukis mural yang indah)
Passive Voice: A beautiful mural was painted by the artist. (Mural yang indah dilukis oleh seniman.)
-
Active Voice: He fixed the broken chair. (Dia memperbaiki kursi yang rusak)
Passive Voice: The broken chair was fixed by him. (Kursi yang rusak diperbaiki oleh dia.)
-
Active Voice: The manager approved the budget. (Manajer menyetujui anggaran)
Passive Voice: The budget was approved by the manager. (Anggaran disetujui oleh manajer.)
-
Active Voice: They celebrate their anniversary every year. (Mereka merayakan ulang tahun mereka setiap tahun)
Passive Voice: Their anniversary is celebrated every year by them. (Ulang tahun mereka dirayakan setiap tahun oleh mereka.)
Dalam penggunaan bahasa Inggris, pemilihan antara Active Voice dan Passive Voice dapat mempengaruhi cara informasi disampaikan dan diterima. Active Voice, dengan fokus pada pelaku tindakan, sering kali memberikan kejelasan dan kejelasan yang lebih langsung. Di sisi lain, Passive Voice memungkinkan kita untuk menyoroti objek atau hasil dari tindakan, serta memberikan fleksibilitas dalam mengabaikan atau menyembunyikan pelaku tindakan. Dengan memahami struktur dan aplikasi kedua bentuk ini, kita dapat memilih bentuk kalimat yang paling sesuai untuk konteks dan tujuan komunikasi kita. Kemampuan untuk beralih antara Active Voice dan Passive Voice secara efektif adalah keterampilan penting dalam penulisan dan berbicara yang dapat meningkatkan kejelasan serta dampak pesan kita.

Komentar