Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2025, Ini Cara Cek dan Besaran Bantuannya
Dua program utama yang rutin disalurkan setiap tahun adalah bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bantuan sosial ini merupakan komitmen dari pemerintah untuk menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) demi meringankan beban masyarakat yang terdampak ekonomi.
Memasuki semester kedua tahun 2025, masyarakat mulai menantikan jadwal pencairan PKH tahap 3 dan BPNT, yang menjadi salah satu momen penting bagi keluarga penerima manfaat (KPM) untuk mendapatkan bantuan tunai dan pangan.
Jadwal Pencairan PKH 2025
Bantuan sosial dari pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) kembali disalurkan secara bertahap di tahun 2025.
Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai penerima, penting untuk mengetahui jadwal pencairan PKH agar dapat memantau proses penyaluran bantuan dengan tepat.
Simak informasi lengkap seputar jadwal pencairan PKH 2025, besaran bantuan yang diterima per kategori, serta cara cek status penerima bansos secara online.
Program PKH dan BPNT dicairkan dalam empat tahap sepanjang tahun, dengan jadwal sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari – Maret 2025
- Tahap 2: April – Juni 2025
- Tahap 3: Juli – September 2025 (diperkirakan cair mulai Agustus 2025)
- Tahap 4: Oktober – Desember 2025
Jika Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH tahap 3, pastikan untuk mengecek status pencairan dan mempersiapkan dokumen pendukung yang diperlukan.
Rincian Besaran Bantuan PKH 2025
Setiap kategori penerima Program Keluarga Harapan (PKH) mendapatkan nominal bantuan yang berbeda, tergantung pada kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Agar tidak bingung, berikut ini rincian lengkap besaran bantuan PKH 2025 berdasarkan kategori seperti ibu hamil, balita, pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas.
Informasi ini penting untuk memastikan Anda menerima jumlah yang sesuai dan memahami hak sebagai penerima manfaat.
Berikut adalah jumlah bantuan PKH 2025 sesuai kategori penerima:
- Ibu Hamil/Nifas: Rp3 juta/tahun (Rp750 ribu per tahap)
- Anak Usia Dini (0–6 tahun): Rp3 juta/tahun (Rp750 ribu per tahap)
- Anak SD/Sederajat: Rp900 ribu/tahun (Rp225 ribu per tahap)
- Anak SMP/Sederajat: Rp1,5 juta/tahun (Rp375 ribu per tahap)
- Anak SMA/Sederajat: Rp2 juta/tahun (Rp500 ribu per tahap)
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp2,4 juta/tahun (Rp600 ribu per tahap)
- Lansia (usia lanjut): Rp2,4 juta/tahun (Rp600 ribu per tahap)
Cara Cek Bantuan PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2025
Ada dua cara utama untuk mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT: melalui website resmi Kemensos atau menggunakan aplikasi Cek Bansos.
Cara Cek Lewat Situs Resmi Kemensos:
- Akses laman: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai domisili
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Jika terdaftar, akan muncul informasi detail seperti:
- Nama penerima
- Jenis bantuan (PKH/BPNT)
- Status pencairan
Cara Cek Lewat Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store atau App Store
- Buat akun terlebih dahulu (jika belum punya), isi data lengkap
- Login dengan akun yang telah dibuat
- Di halaman utama, klik menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah domisili dan nama sesuai KTP
- Klik tombol “Cari Data”
- Jika Anda terdaftar, aplikasi akan menampilkan informasi bantuan yang sedang Anda terima
Kapan BPNT 2025 Cair?
Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga dicairkan bersamaan dengan tahap-tahap PKH, yaitu setiap tiga bulan sekali.
Untuk tahap 3, BPNT diperkirakan mulai cair pada bulan Agustus 2025, bersamaan dengan penyaluran PKH tahap 3.
BPNT umumnya diberikan dalam bentuk bantuan pangan atau saldo elektronik yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan minyak di e-warung resmi.
Kesimpulan
Bagi Anda yang tergolong keluarga kurang mampu, pastikan selalu cek status bansos PKH dan BPNT secara berkala melalui kanal resmi Kemensos.
Dengan memahami jadwal pencairan bansos 2025 dan besaran bantuan yang diterima, Anda bisa lebih siap mengelola dana bantuan untuk keperluan rumah tangga.
Jangan lupa juga untuk menjaga keaktifan data DTKS agar tetap terdaftar sebagai penerima manfaat.

Komentar