Beranda / Melanggar Saat TKA SMA 2025? Ini Sanksi Tegas dari Kemendikdasmen

Melanggar Saat TKA SMA 2025? Ini Sanksi Tegas dari Kemendikdasmen

Melanggar Saat TKA SMA 2025? Ini Sanksi Tegas dari Kemendikdasmen

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen) memberi peringatan tegas kepada peserta Tes Kompetensi Akademik (TKA) SMA 2025 yang kedapatan melanggar aturan ujian. Siswa yang terbukti melakukan pelanggaran akan langsung diberi nilai 0 (nol) tanpa pengecualian.

Nilai Nol Otomatis Dikirim ke Sistem SNBP

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharuddin, menjelaskan bahwa aturan ini dibuat untuk menjaga kejujuran dalam pelaksanaan TKA SMA 2025.

“Kalau peserta melanggar, nilainya 0 dan langsung dikirim ke sistem SNBP,” ujar Toni dalam keterangannya.

Namun, keputusan akhir apakah peserta tersebut masih bisa diterima di perguruan tinggi melalui SNBP 2025, bukan kewenangan Kemendikdasmen. Proses kelulusan akan ditentukan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).



Banyak Pelanggaran Live Streaming Saat TKA

Menurut Kemendikdasmen, pelanggaran yang paling banyak terjadi dalam TKA SMA 2025 adalah siswa yang melakukan siaran langsung (live streaming) saat ujian berlangsung. Aksi ini dianggap sebagai pelanggaran berat karena membuka kemungkinan bocornya soal dan bantuan dari pihak luar.

Selain peserta, pengawas dan proktor ujian juga bisa terkena sanksi jika terbukti lalai dalam menjalankan tugas. Misalnya tidak memeriksa ponsel peserta, membiarkan kamera aktif, atau tidak menegur peserta yang melanggar aturan. Petugas yang lalai dapat dicabut statusnya sebagai pengawas ujian.



Sekolah Diminta Lebih Ketat Awasi Peserta

Kebijakan ini menjadi pengingat bagi sekolah dan panitia penyelenggara agar lebih ketat dalam mengawasi pelaksanaan TKA SMA 2025. Nilai 0 karena pelanggaran tentu merugikan peserta sendiri karena bisa menurunkan peluang mereka lolos SNBP.

Sekolah disarankan memberi pengarahan sebelum ujian dimulai, termasuk larangan membawa ponsel, alat komunikasi, atau melakukan rekaman selama ujian berlangsung. Disiplin dan kejujuran menjadi kunci agar hasil TKA SMA 2025 tetap sah dan diakui.

Dengan sanksi tegas ini, Kemendikdasmen ingin memastikan TKA SMA 2025 berjalan jujur dan transparan. Peserta diimbau mematuhi semua aturan agar hasil ujian bisa dipakai untuk jalur SNBP 2025 tanpa masalah. Melanggar aturan hanya akan merugikan diri sendiri.



Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan