Masuk Tahap Akhir 2025, Ini Cara Cek Penerima PKH
Pada Desember 2025, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahap akhir di tahun 2025.
Bagi masyarakat penerima bantuan yang belum mendapatkan bansos PKH untuk tahap akhir ini dapat memantau secara berkala website resmi maupun aplikasi cek bansos dari Kemensos. Dengan begitu, masyarakat bisa melihat status penerimaan bantuan serta memastikan apakah dana bantuan sudah bisa dicairkan atau belum.
Cara Cek Penerima PKH Tahap Akhir 2025
Dalam melakukan proses pengecekan bansos PKH, Anda hanya membutuhkan akses internet yang memadai serta data diri lengkap yang ada di KTP, seperti nama dan Alamat lengkap hingga Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Berikut cara cek penerima PKH tahap akhir 2025:
-
-
Cara Cek Penerima PKH Tahap Akhir 2025 melalui Website Kemensos
- Buka website resmi cek bansos di https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa tempat tinggal Anda.
- Masukkan nama sesuai KTP.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerimaan bansos PKH Anda.
-
-
Cara Cek Penerima PKH Tahap Akhir 2025 melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi cek bansos dari Google Play Store.
- Buka aplikasi, kemudian pilih “Buat Akun Baru” bila Anda belum memiliki akun
- Isi formulir pendaftaran sesuai identitas yang diminta.
- Buat username dan password untuk login.
- Setelah akun aktif, masuk dengan username dan password yang telah Anda buat.
- Pada halaman utama, pilih menu “Cek Bansos” yang tersedia di bagian atas.
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan).
- Ketik nama lengkap sesuai KTP.
- Klik “Cari Data” dan tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Nominal PKH Tahap Akhir 2025
Bagi Anda yang terdaftar sebagai penerima PKH tahap akhir 2025, Anda berhak menerima pencairan dana bantuan yang disesuaikan dengan kategori penerima yang meliputi ibu hamil, anak usia dini, siswa sekolah, hingga lansia.
Berikut nominal PKH tahap akhir 2025:
- Ibu hamil/nifas: Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Anak SD/sederajat: Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun)
- Anak SMP/sederajat: Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun)
- Anak SMA/sederajat: Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
- Lanjut usia: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 2.700.000 per tahap (Rp 10.800.000 per tahun)
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari Kementerian Sosial agar tidak ketinggalan pencairan PKH tahap akhir 2025. Pastikan data kependudukan yang dimiliki sudah sesuai dan terdaftar dengan benar, baik melalui website maupun aplikasi cek bansos.
Dengan melakukan pengecekan secara berkala, penerima bantuan dapat mengetahui status pencairan dana serta menghindari informasi keliru dari sumber yang tidak resmi. Program PKH diharapkan dapat terus membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat dan mendorong kualitas hidup yang lebih baik.

Komentar