Beranda / Manfaat Keju Untuk Kesehatan Anak

Manfaat Keju Untuk Kesehatan Anak

Manfaat Keju Untuk Kesehatan Anak

Keju merupakan makanan tradisional yang telah diproduksi sejak zaman prasejarah meskipun tidak ada bukti pasti kapan pertama kali keju dibuat. Sejarah keju dimulai dari perubahan gaya hidup masyarakat prasejarah yang beralih dari hidup nomaden menjadi peternak kambing, domba, atau sapi. Dengan meningkatnya peternakan, masyarakat mulai memahami manfaat susu dan penggunaannya.

Ketika stok susu meningkat, orang-orang mulai menyimpannya dalam wadah tanah liat atau kayu. Akibat kurangnya kebersihan dan terpapar langsung sinar matahari atau panas dari api, susu dalam wadah tersebut menjadi asam dan mengental. Namun demikian, susu tersebut masih tetap dapat dikonsumsi. Ini merupakan awal manusia menemukan keju krim asam (sour cream cheese).

Keju krim manis, juga dikenal sebagai keju krim manis, juga ditemukan secara kebetulan. Dua cerita mengatakan bahwa orang menemukan jenis keju ini. Legenda pertama menceritakan bahwa beberapa pemburu membunuh anak sapi. Setelah membuka perut sapi tersebut, mereka menemukan sesuatu yang berwarna putih dengan rasa yang enak. Karena keberadaan enzim rennet di perut sapi, susu tersebut mengental dan berubah menjadi apa yang kita kenal sebagai keju saat ini.

Manfaat Keju Untuk Kesehatan Anak

Walau sering dianggap sebagai makanan yang kaya lemak dan garam, keju sebenarnya memiliki banyak kegunaan kesehatan penting bagi anak-anak jika dikonsumsi dengan benar. Kandungan gizi yang terdapat dalam keju, seperti kalsium, fosfor, protein, dan vitamin, memberikan berbagai keuntungan seperti:

  1. Mempertahankan Kesehatan Tulang

    Kalsium dan protein dalam keju membantu mempertahankan kekuatan dan kesehatan tulang anak, mengurangi risiko osteoporosis di masa depan.

  2. Menjaga Kesehatan Gigi

    Kandungan kalsium dan fosfor dalam keju juga bermanfaat untuk kesehatan gigi, membantu melindungi gigi dari risiko gigi berlubang.

  3. Menyokong Kesehatan Saluran Pencernaan

    Beberapa jenis keju mengandung probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan saluran pencernaan dan mengurangi risiko terjadinya diare pada anak.

  4. Mempertahankan Kesehatan Jantung

    Lemak sehat yang terdapat dalam keju, seperti asam linoleat terkonjugasi, dapat membantu memelihara kesehatan jantung anak.

Selain itu, keju juga dapat diberikan kepada anak sebagai bagian dari makanan pendamping ASI (MPASI) setelah usia 7-8 bulan, dengan memilih jenis keju yang telah dipasteurisasi dan memperhatikan gejala intoleransi laktosa jika anak cenderung rentan.

Untuk memaksimalkan faedah keju bagi anak, pastikan untuk memilih keju yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi mereka, dan konsumsi dengan porsi yang tepat untuk menghindari dampak negatif seperti sembelit atau masalah pencernaan lainnya.

Jenis-jenis Keju

Ini adalah beberapa jenis keju yang sesuai untuk anak-anak:

  1. Keju Cottage: Kaya protein dan rendah lemak, ideal bagi anak-anak yang memerlukan tambahan protein.

  2. Keju Mozzarella: Mengandung banyak air, rendah garam, dan kalori, serta mengandung bakteri probiotik yang mendukung kesehatan saluran pencernaan.

  3. Keju Cheddar: Kaya kalsium dan protein, baik untuk menjaga kekuatan tulang dan kesehatan gigi.

  4. Keju Swiss: Mengandung sedikit laktosa dibandingkan jenis keju lainnya, cocok untuk anak-anak yang sensitif terhadap laktosa.

  5. Keju Ricotta: Rendah lemak dan tinggi protein, sesuai untuk anak-anak yang membutuhkan asupan protein tinggi dengan lemak yang rendah.

Pemilihan jenis keju sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak dan disertai dengan porsi yang tepat untuk menghindari efek samping seperti gangguan pencernaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan