Kapan Awal Puasa Ramadan 2026? Ini Perkiraan Tanggal dan Jadwal Lengkapnya
Ramadan 2026 semakin dekat! Umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia mulai mencari tahu kapan awal puasa Ramadan 1447 H, serta bagaimana jadwal lengkap Ramadan 2026 nantinya.
Berdasarkan perhitungan kalender Masehi, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Itu artinya, kini hanya tersisa sekitar 127 hari menuju awal puasa Ramadan 2026. Momen istimewa yang selalu dinantikan ini menjadi waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan diri secara spiritual dan fisik, agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Simak ulasan berikut untuk mengetahui perkiraan tanggal 1 Ramadan 2026, metode penetapannya oleh pemerintah, serta jadwal puasa lengkap selama 30 hari berdasarkan prediksi sementara.
Jadwal Awal Puasa Ramadan 2026
Dalam sistem kalender Hijriah, Ramadan adalah bulan ke-9 setelah Syaban. Saat ini umat Islam berada di bulan Rabiul Akhir, yaitu bulan ke-4. Artinya, masih ada waktu sekitar empat bulan lagi sebelum Ramadan tiba.
Jika hari ini adalah Selasa, 14 Oktober 2025, prediksi awal Ramadan masih berada pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan hisab sementara.
Dengan demikian, hanya tersisa empat bulan dan satu minggu sebelum umat Islam memulai ibadah puasa tahun depan.
Penetapan Awal Ramadan oleh Kemenag
Seperti tradisi setiap tahun, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat pada 29 Syaban 1447 H untuk menentukan tanggal 1 Ramadan.
Sidang ini menggunakan dua metode utama:
- Rukyatul Hilal, pengamatan langsung terhadap bulan sabit
- Hisab, perhitungan astronomi
Hasil keputusan sidang isbat akan diumumkan secara resmi melalui media nasional dan platform daring, dan akan menjadi pedoman resmi penetapan awal puasa Ramadan 2026 bagi seluruh umat Islam di Indonesia.
Awal Puasa Menurut Muhammadiyah dan NU
Dalam menetapkan tanggal awal puasa Ramadan, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) memakai pendekatan berbeda, meskipun keduanya berpedoman pada prinsip syariat dan pemikiran ilmiah.
Muhammadiyah
Mulai tahun 1447 H, Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), menggantikan metode hisab wujudul hilal.
Berdasarkan KHGT, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, dan masa puasa berlangsung selama 30 hari hingga 19 Maret 2026.
Nahdlatul Ulama (NU)
NU tetap berpegang pada metode rukyatul hilal. Hilal akan diamati di berbagai lokasi di Indonesia pada 29 Syaban, dan hasilnya diumumkan melalui jaringan pesantren dan kanal resmi NU.
Biasanya, keputusan NU selaras dengan hasil sidang isbat Kemenag, meski tidak menutup kemungkinan adanya selisih satu hari.
Kalender Perkiraan Ramadan 1447 H / 2026 M
Sebagai panduan awal, berikut adalah perkiraan jadwal puasa 2026 apabila 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026:
-
- 1 Ramadan → Rabu, 18 Februari 2026
- 2 Ramadan → Kamis, 19 Februari 2026
- 3 Ramadan → Jumat, 20 Februari 2026
- 4 Ramadan → Sabtu, 21 Februari 2026
- 5 Ramadan → Minggu, 22 Februari 2026
- 6 Ramadan → Senin, 23 Februari 2026
- 7 Ramadan → Selasa, 24 Februari 2026
- 8 Ramadan → Rabu, 25 Februari 2026
- 9 Ramadan → Kamis, 26 Februari 2026
- 10 Ramadan → Jumat, 27 Februari 2026
- 11 Ramadan → Sabtu, 28 Februari 2026
- 12 Ramadan → Minggu, 1 Maret 2026
- 13 Ramadan → Senin, 2 Maret 2026
- 14 Ramadan → Selasa, 3 Maret 2026
- 15 Ramadan → Rabu, 4 Maret 2026
- 16 Ramadan → Kamis, 5 Maret 2026
- 17 Ramadan → Jumat, 6 Maret 2026
- 18 Ramadan → Sabtu, 7 Maret 2026
- 19 Ramadan → Minggu, 8 Maret 2026
- 20 Ramadan → Senin, 9 Maret 2026
- 21 Ramadan → Selasa, 10 Maret 2026
- 22 Ramadan → Rabu, 11 Maret 2026
- 23 Ramadan → Kamis, 12 Maret 2026
- 24 Ramadan → Jumat, 13 Maret 2026
- 25 Ramadan → Sabtu, 14 Maret 2026
- 26 Ramadan → Minggu, 15 Maret 2026
- 27 Ramadan → Senin, 16 Maret 2026
- 28 Ramadan → Selasa, 17 Maret 2026
- 29 Ramadan → Rabu, 18 Maret 2026
- 30 Ramadan → Kamis, 19 Maret 2026
- 1 Syawal (Idul Fitri) → Jumat, 20 Maret 2026
Penutup
Dengan estimasi awal Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026, umat Islam di Indonesia memiliki waktu lebih dari empat bulan untuk mempersiapkan diri, baik dari sisi spiritual maupun fisik.
Meskipun keputusan resmi 1 Ramadan akan ditentukan melalui sidang isbat Kemenag, perkiraan ini bisa dijadikan acuan awal bagi masyarakat dalam menyusun rencana ibadah, kegiatan keagamaan, hingga agenda keluarga menjelang Idul Fitri.
Semoga dengan persiapan yang matang, kita bisa menyambut Ramadan 2026 dalam keadaan sehat, penuh keimanan, serta tekad kuat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.



