Rumor yang Beredar
Sejak Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal wacana kenaikan gaji, topik ini semakin ramai dibicarakan.
Para pegawai negeri sipil (PNS) berharap segera ada kejelasan mengenai besarannya dan kapan kebijakan tersebut akan benar-benar berlaku.
Info Resmi dan Realitas Penggajian
Menurut informasi yang beredar, pemerintah telah menetapkan kenaikan gaji ASN, termasuk PNS, melalui Perpres Nomor 79 Tahun 2025. Aturan ini disebut berlaku sejak Oktober 2025.
Namun, pencairan gaji baru dilakukan pada November 2025. Untuk mengatasi kekosongan pembayaran, pemerintah akan menggunakan sistem rapelan sehingga PNS menerima gaji Oktober dan November sekaligus.
Mekanisme Kenaikan Gaji
Kenaikan gaji PNS dihitung dari gaji pokok terakhir yang diterima, yaitu gaji bulan September 2025. Besaran kenaikan bisa berbeda tergantung golongan dan masa kerja.
Sebelumnya, gaji PNS masih mengacu pada PP Nomor 5 Tahun 2024, sehingga Perpres baru ini merupakan penyesuaian dari aturan lama.
Hal yang Perlu Dipersiapkan PNS
Agar tidak ada kendala saat rapelan cair, beberapa hal penting perlu diperhatikan:
- Pastikan instansi tempat bekerja sudah memvalidasi data gaji terakhir dan tunjangan.
- Periksa kembali data pribadi seperti nomor rekening dan status kepegawaian agar sesuai dengan sistem.
- Jangan berekspektasi terlalu tinggi, karena detail nominal kenaikan bisa berbeda dengan rumor yang beredar.
- Selalu pantau informasi resmi dari BKN, Kemenkeu, atau instansi terkait.
Kenaikan gaji PNS Oktober 2025 memang sudah ada kepastian regulasi, tetapi pencairannya baru akan terasa pada November melalui mekanisme rapelan.
Karena itu, PNS sebaiknya menunggu pengumuman resmi sekaligus memastikan semua data pribadi sudah valid. Dengan begitu, hak finansial bisa diterima tepat waktu tanpa hambatan.

Komentar