Bansos Berita Bansos Cek Bansos
Beranda / Cek Bansos / Jadwal Bansos 2026 : Simak Waktu Pencairan dan Besaran PKH-BPNT

Jadwal Bansos 2026 : Simak Waktu Pencairan dan Besaran PKH-BPNT

Jadwal Bansos 2026 : Simak Waktu Pencairan dan Besaran PKH-BPNT
Jadwal Bansos 2026 : Simak Waktu Pencairan dan Besaran PKH-BPNT

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dilakukan setelah tanggal 10 April 2026. Bantuan tersebut diberikan secara bertahap kepada masyarakat yang telah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran bansos saat ini telah memasuki periode triwulan kedua. Data penerima terus diperbarui secara berkala dan menjadi acuan utama dalam distribusi bantuan setiap bulan. Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pembaruan data dilakukan rutin setiap tanggal 10 dan digunakan sebagai dasar penyaluran bansos selanjutnya.



Jadwal Pencairan Bansos 2026

Penyaluran bansos tidak dilakukan secara serentak, sehingga masyarakat perlu memahami jadwal tahapannya. Saat ini, proses pencairan sudah masuk Triwulan II yang berlangsung hingga Juni 2026.

Berikut rincian jadwal bansos sepanjang tahun 2026:

  • Tahap 1 (Triwulan I): Januari – Maret 2026
  • Tahap 2 (Triwulan II): April – Juni 2026 (sedang berlangsung)
  • Tahap 3 (Triwulan III): Juli – September 2026
  • Tahap 4 (Triwulan IV): Oktober – Desember 2026




Besaran Bantuan PKH dan BPNT 2026

Dua program bantuan yang paling banyak diterima masyarakat adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Berikut rincian nominal bantuannya:

Program Keluarga Harapan (PKH)

  • Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
  • Anak usia dini (0–6 tahun): Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
  • Siswa SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
  • Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
  • Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
  • Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
  • Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 per tahun (Rp2.700.000 per tahap)

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan. Karena penyaluran dilakukan per triwulan, total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 setiap tahap.



Cara Cek Status Penerima Bansos

Masyarakat dapat mengecek apakah mereka terdaftar sebagai penerima bansos melalui dua cara berikut:

Melalui Aplikasi Cek Bansos

  1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
  2. Login atau lakukan registrasi terlebih dahulu
  3. Pilih menu “Cek Bansos”
  4. Masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP
  5. Isi kode verifikasi
  6. Klik “Cari Data” dan tunggu hasilnya




Melalui Situs Resmi Kemensos

  1. Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan NIK sesuai KTP
  3. Isi kode captcha
  4. Klik “Cari Data”
  5. Sistem akan menampilkan status penerima jika terdaftar




Syarat Menjadi Penerima Bansos

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai KPM, berikut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid
  2. Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
  3. Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan miskin
  4. Bukan ASN, TNI, atau Polri
  5. Bukan pensiunan dengan gaji tetap dari negara
  6. Tidak memiliki penghasilan di atas UMP/UMK sesuai data BPJS Ketenagakerjaan




Kesimpulan

Pencairan bansos 2026 terus berjalan sesuai jadwal triwulanan, dengan tahap kedua saat ini berlangsung hingga Juni. Masyarakat diimbau rutin mengecek status penerimaan agar tidak ketinggalan informasi terbaru terkait bantuan dari pemerintah.

Sumber

https://www.metrotvnews.com/read/koGCaqBL-jadwal-pencairan-bansos-mei-2026-hingga-cara-mengeceknya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan