Beranda / [HOAKS] Klaim Bansos PKH November 2025? Jangan Terkecoh Link Palsu

[HOAKS] Klaim Bansos PKH November 2025? Jangan Terkecoh Link Palsu

[HOAKS] Klaim Bansos PKH November 2025? Jangan Terkecoh Link Palsu. Di platform media sosial, terdapat postingan dengan tautan yang di klaim bisa digunakan untuk mencairkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Dilansir oleh kompas.com, tautan tersebut ternyata tidak benar dan merupakan trik untuk mencuri informasi pribadi.

Narasi yang Beredar

Tautan yang disebutkan untuk pencairan bantuan PKH ini dibagikan oleh beberapa akun Facebook pada bulan November 2025.



Berikut ini adalah narasi yang telah disebarluaskan:

  • BANTUAN SOSIAL PKH 2025
  • BANTUAN SOSIAL PKH TERSALUR UNTUK MASYARAKAT INDONESIA
  • BANTUAN PKH SEBESAR Rp. 1.700.000, Per Kepala Keluarga. Daftarkan Diri Anda di Bawah Ini dan Penuhi Persyaratannya. Daftar Sekarang

Sebagaimana penelusuran yang dilakukan oleh kompas.com,  pemeriksaan terhadap tautan tersebut dan menemukan bahwa itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung untuk mengisi nama lengkap dan nomor WhatsApp.

Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Masukkan NISN dan NIK untuk Lihat Status Penerima

Situs ini memajang banner besar dengan tulisan “Program Keluarga Harapan” beserta logo Kementerian Sosial. Meski demikian, situs tersebut bukanlah situs resmi dari Kemensos yang digunakan untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat. Hal ini menjadi indikasi adanya upaya phishing atau pencurian informasi pribadi. Hati-hati, jangan berikan data apapun di situs tersebut.



Syarat utama untuk menerima bantuan dari Kemensos adalah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut berita dari Kompas.com, pendaftaran untuk DTSEN bisa dilakukan secara daring melalui aplikasi Cek Bansos atau secara langsung di kelurahan atau desa. Dokumen yang diperlukan antara lain adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta alamat email dan nomor telepon.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran, tautan yang beredar di Facebook dan di klaim untuk pencairan bansos PKH adalah tidak benar. Tautan tersebut mengarah ke situs yang meniru situs resmi Kemensos dan meminta para pengunjung untuk mengisi nama lengkap dan nomor WhatsApp.

Situs ini merupakan trik untuk mencuri informasi pribadi. Pendaftaran untuk menjadi penerima bantuan dari Kemensos dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau secara langsung di kelurahan/desa.




Sumber: kompas.com

Cek Desil Bansos 2026 Secara Online Lewat HP, Begini Cara Mengetahui Status di DTSEN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan