Curang saat UTBK SNBT 2025? Siap-Siap Kena Sanksi Berikut
Tes UTBK SNBT 2025 menjadi salah satu tahapan penting yang harus diikuti oleh para peserta calon mahasiswa untuk dapat masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tujuan. Adapun tes dalam UTBK SNBT ini sendiri mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.
Pada tahun ini, pelaksanaan UTBK SBNT akan diselenggarakan pada 23 April hingga 3 Mei 2025. Tes akan dilaksanakan dalam satu gelombang dengan dua sesi setiap harinya. Namun, UTBK yang baru saja berjalan 3 hari, kini sudah tersebar kabar terkait kecurangan yang dilakukan oleh para peserta. Lantas bagaimana tanggapan Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) terkait dugaan tersebut? Apa saja sanksi yang akan diberikan kepada para peserta yang terbukti curang? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Peserta Curang saat UTBK SNBT 2025? Ini Sanksi yang Diberikan dari Panitia SNPMB
Menanggapi isu terkait Tindakan curang yang dilakukan peserta UTBK SNBT 2025, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) langsung mengambil langkah tegas. Akun-akun peserta yang terindikasi melakukan kecurangan akan didata oleh panitia. Proses identifikasi ini dilakukan melalui analisis rekaman CCTV dan log aktivitas sistem yang secara aktif merekam seluruh kegiatan selama ujian berlangsung.
Tak hanya peserta, pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat juga tidak akan luput dari pemeriksaan. Panitia SNPMB menyatakan akan melakukan pemanggilan terhadap individu yang terindikasi, baik dari kalangan peserta, pengawas, hingga pihak eksternal yang membantu dalam tindakan kecurangan.
Selain itu, Panitia SNPMB juga mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada siapapun yang terbukti melakukan kecurangan. Sanksi tersebut tidak main-main, termasuk pembatalan hasil UTBK, diskualifikasi permanen dari seluruh jalur masuk PTN melalui SNPMB, dan pelaporan resmi ke institusi pendidikan asal peserta.
Beberapa Tindakan yang Dapat Membuat Peserta UTBK 2025 Terkena Sanksi Kecurangan
Mengacu pada laporan dari detikEdu, terdapat sejumlah perilaku yang dapat membuat peserta UTBK SNBT 2025 dikategorikan melakukan pelanggaran serius selama ujian berlangsung.
-
-
Menoleh ke Samping
Peserta tidak diperbolehkan menoleh ke kanan atau kiri selama ujian berlangsung. Tindakan ini bisa dianggap sebagai upaya untuk melirik jawaban peserta lain dan akan langsung dicatat sebagai pelanggaran oleh pengawas.
-
Membawa Barang di Luar Ketentuan
Hanya dokumen penting seperti kartu peserta dan ijazah yang sudah dilegalisir yang diperbolehkan dibawa ke ruang ujian. Barang-barang seperti catatan pribadi, kalkulator, atau perangkat elektronik lainnya bisa dianggap sebagai alat bantu ilegal dan diklasifikasikan sebagai bentuk kecurangan.
-
Tidak Mengembalikan Kertas Buram
Kertas buram yang disediakan oleh panitia berisi identitas peserta dan hanya boleh digunakan selama ujian. Membawa pulang kertas ini dianggap sebagai pelanggaran karena berpotensi disalahgunakan untuk menyebarkan soal ujian.
-
-
Berinteraksi dengan Peserta Lain
Setiap bentuk komunikasi, baik verbal maupun nonverbal, antara peserta selama ujian berlangsung dilarang keras. Interaksi semacam ini dianggap sebagai kolaborasi tidak sah dan dapat mengarah pada diskualifikasi.
-
Menerima Bantuan Eksternal
Jika peserta diketahui mendapatkan bantuan dari luar, baik melalui perangkat elektronik atau cara lainnya, tindakan tersebut akan dikategorikan sebagai kecurangan berat. Panitia memiliki sistem untuk memantau dan mendeteksi aktivitas mencurigakan semacam ini secara ketat.



