Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2026 kembali disalurkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai upaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Bantuan ini diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah tercatat dalam data resmi pemerintah.
Pada periode pencairan tertentu, penerima BPNT dapat memperoleh bantuan hingga Rp600 ribu yang langsung ditransfer ke rekening penerima. Saat ini, proses pengecekan status penerimaan bantuan juga semakin praktis karena dapat dilakukan secara online hanya dengan menggunakan ponsel (HP).
BPNT 2026 Disalurkan Secara Bertahap
BPNT merupakan salah satu program bantuan sosial yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan.
Namun, pencairannya tidak dilakukan setiap bulan secara langsung, melainkan diakumulasikan setiap tiga bulan sekali sesuai tahap penyaluran. Dengan demikian, total bantuan yang diterima dalam satu periode pencairan mencapai Rp600 ribu.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk secara berkala mengecek status bansos agar mengetahui apakah dana sudah cair atau masih dalam proses penyaluran.
Cara Cek Status Penerima BPNT Juni 2026 Lewat HP
Kini, pengecekan status penerima BPNT dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi resmi Kemensos maupun situs cek bansos online.
Cek BPNT melalui Aplikasi Cek Bansos
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi di hp
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan NIK KTP
- Klik tombol “Cari Data”
- Tunggu hasil pencarian muncul
Jika terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan informasi status bantuan beserta periode pencairannya.
Cara Cek BPNT Melalui Situs Resmi Kemensos
Selain aplikasi, pengecekan juga bisa dilakukan melalui website resmi Kemensos.
Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi cek bansos Kemensos
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik tombol “Cari Data”
- Tunggu sistem menampilkan hasil pencarian
Apabila data belum muncul, masyarakat disarankan menghubungi pendamping sosial atau perangkat desa setempat untuk memastikan status kepesertaan.
Syarat Penerima BPNT 2026
Agar dapat menerima bantuan BPNT 2026, masyarakat harus memenuhi beberapa ketentuan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki NIK yang aktif dan valid
- Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
- Masuk kategori keluarga miskin atau rentan miskin
- Berada pada desil 1 hingga desil 4
- Bukan ASN, TNI, atau Polri
- Tidak menerima pensiun dari negara
- Tidak memiliki penghasilan di atas UMP/UMK berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan
Jadwal Pencairan BPNT 2026
Penyaluran BPNT 2026 dilakukan dalam empat tahap selama satu tahun, yaitu:
- Tahap 1: Januari–Maret 2026
- Tahap 2: April–Juni 2026
- Tahap 3: Juli–September 2026
- Tahap 4: Oktober–Desember 2026
Namun, jadwal pencairan di setiap daerah dapat berbeda tergantung proses distribusi masing-masing wilayah. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi terbaru terkait penyaluran BPNT.
Kesimpulan
Bansos BPNT Juni 2026 kembali disalurkan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu. Dalam satu tahap pencairan, penerima berpotensi memperoleh bantuan hingga Rp600 ribu.
Proses pengecekan status penerimaan kini juga semakin mudah karena dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos menggunakan HP. Pastikan data kependudukan dan status DTSEN sudah sesuai agar penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar.

Komentar