Cek NIK Anda Sekarang! 6 Bansos Cair di Desember 2025
Cek NIK Anda Sekarang! 6 Bansos Cair di Desember 2025. Tahap akhir pencairan bantuan sosial (bansos) dilaksanakan pada bulan Desember 2025.
Bansos adalah dukungan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi rentan atau tidak mampu, berupa uang tunai, bantuan sembako, hingga biaya pendidikan.
Ada bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dibagikan dalam empat tahap selama satu tahun.
Desember ini menjadi waktu terakhir untuk pencairan bansos PKH dan BPNT.
Selain itu, pemerintah juga memberikan tambahan bantuan pada tahap akhir pencairan bansos 2025 ini berupa Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) atau BLT Sementara (BLTS) dengan jumlah Rp900.000.
Selanjutnya, bentuk bantuan lain seperti 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng yang diberikan setiap bulan akan diperpanjang hingga bulan Desember.
Berikut adalah rincian lengkap bansos yang akan dicairkan pada bulan Desember 2025:
1. BLT Kesra
BLT Kesra diberikan untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Jumlah dari BLT Kesra adalah Rp300.000 per bulan untuk Oktober, November, dan Desember. Namun, pencairannya dilakukan dalam satu kali sehingga total menjadi Rp900.000.
Berdasarkan informasi dari situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos), penyaluran BLT Kesra telah mencapai 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hingga akhir November 2025.
Pada tahap kedua, jumlah KPM yang menerima BLT Kesra telah mencapai 12 juta, dengan 11 juta di antaranya didistribusikan oleh PT Pos Indonesia.
Di Kota Bandung, BLT Kesra tahap dua disalurkan oleh PT Pos Indonesia pada Jumat (28/11/2025). Total nilai BLT Kesra yang disalurkan di Kota Bandung mencapai Rp44.596.800.000.
2. Beras 10 kg + minyak 2 liter
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan beras 10 kilogram dan minyak 2 liter per bulan kepada KPM sejak bulan September 2025.
Program ini merupakan bagian dari usaha untuk menjaga ketahanan pangan dan kemampuan beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Awalnya, bantuan beras 10 kg dan minyak 2 liter ini hanya berlangsung pada bulan September-Oktober. Kemudian, pemerintah memperpanjang program ini hingga bulan November-Desember.
Menurut laporan dari Kompas. com, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,8 triliun untuk program ini, dengan Perum Bulog bertugas mendistribusikan beras langsung kepada penerima.
3. PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program yang memberikan bantuan sosial dengan syarat kepada keluarga yang berada dalam kategori miskin dan rentan.
PKH sedang berada di tahap pencairan akhir pada bulan Desember 2025.
Berikut adalah jumlah bantuan PKH untuk setiap kategori:
– Kategori Ibu Hamil/Nifas
Rp750.000/tahap atau Rp3.000.000/tahun
– Kategori Anak Usia Dini 0 s. d. 6 Tahun
Rp750.000/tahap atau Rp3.000.000/tahun
– Kategori Pendidikan Anak SD/Sederajat
Rp225.000/tahap atau Rp900.000/tahun
– Kategori Pendidikan Anak SMP/Sederajat
Rp375.000/tahap atau Rp1.500.000/tahun
– Kategori Pendidikan Anak SMA/Sederajat
Rp500.000/tahap atau Rp2.000.000/tahun
– Kategori Penyandang Disabilitas berat
Rp600.000/tahap atau Rp2.400.000/tahun
– Kategori Lanjut Usia
Rp600.000/tahap atau Rp2.400.000/tahun
– Kategori Korban Pelanggaran HAM Berat
Rp2.700.000/tahap atau Rp10.800.000/tahun.
4. BPNT
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) adalah inisiatif pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang memiliki ekonomi rentan.
Jumlah BPNT adalah Rp200.000 per bulan yang diterima melalui kartu sembako.
Pencairan BPNT umumnya dilakukan bersamaan dengan PKH, namun dapat bervariasi tergantung pada distribusi di masing-masing daerah.
5. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
PBI JK merupakan bantuan bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan, yang iuran bulanan BPJS Kesehatannya ditanggung oleh pemerintah.
Pemerintah menanggung iuran jaminan kesehatan BPJS sebesar Rp42.000 per bulan untuk tiap individu dari keluarga berpenghasilan rendah.
6. PIP
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) adalah dana tunai untuk pendidikan sebagai usaha untuk memperluas akses dan peluang belajar bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu atau rentan.
Pada bulan Desember ini, PIP memasuki proses pencairan akhir untuk termin ketiga.
Berikut adalah rincian nilai bantuan untuk beberapa tingkat pendidikan:
Siswa SD
• Rp450.000 per tahun
• Rp225.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Siswa SMP
• Rp750.000 per tahun
• Rp375.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Siswa SMA atau sederajat
• Rp1.800.000 per tahun
• Rp500.000-Rp900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Cara Cek Penerima Bansos
Penerima bantuan sosial adalah mereka yang NIK KTP-nya terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
DTSEN merupakan kumpulan data yang terintegrasi yang berisi informasi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia untuk membantu pemerintah dalam menyalurkan program bantuan sosial dan pembangunan dengan lebih tepat.
Berikut adalah langkah-langkah untuk memeriksa penerima bansos bulan Desember 2025 secara lengkap:
1. Cek Bansos Kemensos melalui situs cekbansos.kemensos.go.id 2025
Buka tautan: https://cekbansos.kemensos.go.id
Pilih lokasi data: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan
Masukkan nama sesuai KTP
Isi kode captcha yang muncul
Klik “Cari Data”
Jika terdaftar, sistem akan menunjukkan nama penerima, jenis bantuan, dan waktu pencairan.
2. Cek Bansos Kemensos melalui aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
Masuk atau registrasi akun
Pilih menu “Cek Bansos”
Masukkan data sesuai KTP
Jawab pertanyaan verifikasi
Klik “Cari Data”
Jika nama Anda muncul sebagai penerima, sistem akan menampilkan nama lengkap, usia, jenis bantuan, status penerimaan, dan waktu pencairan.
Sumber : tribunnews.com

Komentar