Cek Bansos PKH Tahap 2 via HP, Ini Caranya. Data penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dapat dilihat melalui https://cekbansos.kemensos.go.id/ dengan memasukkan nomor NIK KTP. Dengan cara ini, masyarakat dapat mengecek apakah mereka termasuk penerima PKH atau tidak.
Berbeda dari tahun sebelumnya yang meminta nama lengkap dan alamat domisili secara rinci, tahun ini pemerintah mengatur cara pengecekan penerima bansos melalui situs Cek Bansos Kemensos. Masyarakat hanya perlu memasukkan nomor NIK KTP secara tepat dan benar serta mengetikkan kode yang muncul.
Dua hal tersebut memberikan kemudahan bagi mereka yang ingin mengetahui status penerima bansos PKH tahap 2 atau lainnya. Selain itu, penting untuk memahami ketentuan penerima bansos PKH dan jadwal pencairannya.
Apa itu Bansos PKH Tahap 2?
Bansos PKH tahap 2 adalah waktu pencairan kedua pada tahun 2025. Pencairan ini mencakup bulan April, Mei, dan Juni. Sesuai dengan aturan pencairan bansos yang berlaku, distribusi dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Dalam satu tahun, penerima akan menerima dana bantuan sebanyak empat kali dengan total nominal selama tiga bulan. Jadi, bantuan ini tidak diberikan setiap bulan, melainkan setiap tiga bulan.
Jadwal Pencairan Bansos PKH 2026
Pemerintah tidak menentukan tanggal yang tetap untuk pencairan bansos, jadi penerima perlu memeriksa secara berkala. Pencairan bantuan yang dilakukan secara berkala artinya distribusi bisa terjadi pada minggu pertama, kedua, hingga keempat. Berikut adalah jadwal lengkap pencairan bansos Kemensos 2026:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Nominal Bansos PKH September 2026
Setiap bansos memiliki jumlah yang berbeda-beda. Untuk PKH jumlahnya disesuaikan dengan kategori yang terdiri dari delapan jenis. Berikut rincian nominal bansos PKH 2025:
- Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
- Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Cara Cek Bansos Februari 2026 via Situs
Memeriksa bansos di situs Kemensos tidak memakan waktu lama. Hanya perlu mengisi data diri sesuai dengan NIK KTP. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukannya yang dilansir dari detik.com :
- Buka link https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan nomor NIK KTP yang tepat dan benar
- Ketikkan 4 huruf kode yang ada di dalam kotak kode
- Jika kode kurang jelas, klik ikon untuk mendapatkan kode baru
- Klik tombol “CARI DATA”
- Sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari Nama PM (Penerima Manfaat) sesuai Wilayah yang telah diinput
Cara Cek Bansos Februari 2026 via Aplikasi
Selain melalui website, pemerintah juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Play Store atau App Store. Berikut cara untuk mengeceknya:
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Pilih “Buat Akun” untuk pengguna baru
- Lengkapi semua data diri, mulai dari nama lengkap, nomor NIK, alamat, hingga email dan password
- Unggah foto diri dan foto KTP
- Klik tombol “Buat Akun Baru”
- Jika tidak ada data yang salah, akun akan dibuat secara otomatis
- Jika diminta untuk verifikasi email, buka kotak masuk untuk melakukan tahap tersebut
- Jika Anda berhasil masuk, akses menu “Profil”
- Akan muncul informasi tentang jenis bantuan yang diperoleh
Itulah penjelasan tentang cara memeriksa status penerima bantuan sosial PKH tahap 2 beserta jumlah dan jadwal pencairan. Semoga ini bermanfaat.
Sumber :
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8437636/cek-status-penerima-bansos-pkh-april-2026-tahap-2-dengan-nik-lewat-hp-simak




