Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah menjadi salah satu program penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Setiap tahun, berbagai program bantuan seperti PKH, BPNT, dan PBI-JK disalurkan kepada keluarga yang memenuhi kriteria tertentu.
Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah terdaftar sebagai penerima bantuan, kini proses cek bansos dengan NIK KTP dapat dilakukan dengan mudah. Kamu bisa melakukan cek bansos secara online maupun offline melalui kanal resmi pemerintah agar data yang diperoleh akurat.
Program bantuan ini dikelola oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia dan menggunakan sistem data kesejahteraan nasional sebagai dasar penyaluran bantuan.
Daftar Bansos Kemensos 2026
Pemerintah menyalurkan beberapa jenis bantuan sosial kepada masyarakat yang terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM). Berikut beberapa program bansos utama yang disalurkan pada tahun 2026.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bantuan tunai bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Besaran Bantuan PKH
Nominal bantuan PKH berbeda tergantung kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
- Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
- Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
- Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
- Disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 per tahun (Rp2.700.000 per tahap)
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT atau yang dikenal sebagai Program Kartu Sembako merupakan bantuan sosial berupa saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan.
Besaran bantuan BPNT yaitu Rp200.000 per bulan per keluarga penerima manfaat (KPM)
Pada tahun 2026 terdapat perubahan aturan penerima bantuan. Program BPNT kini diprioritaskan bagi masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 dalam kategori kesejahteraan.
3. Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Program PBI-JK merupakan bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin.
Program ini dikelola oleh BPJS Kesehatan, di mana iuran peserta sebesar Rp42.000 per orang per bulan dibayarkan sepenuhnya oleh pemerintah melalui APBN.
Dengan bantuan ini, penerima manfaat dapat berobat secara gratis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tanpa perlu membayar iuran bulanan.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT
Penyaluran bansos PKH dan BPNT biasanya dilakukan dalam empat tahap setiap tahun atau setiap triwulan.
Berikut jadwal pencairannya:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Jika seseorang sudah menerima bantuan pada tahap pertama, maka penyaluran berikutnya akan dilakukan pada tahap kedua yang berlangsung pada April hingga Juni.
Cara Cek Bansos dengan NIK KTP
Untuk mengetahui apakah kamu terdaftar sebagai penerima bantuan, mengutip Detik.com, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.
1. Cek Bansos Melalui Website Resmi Kemensos
Cara paling mudah adalah melalui website resmi cek bansos.
Langkah-langkahnya:
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom yang tersedia
- Masukkan kode captcha yang muncul
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos
Jika terdaftar, maka akan muncul informasi lengkap mengenai bantuan yang diterima.
2. Cek Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, kamu juga dapat melakukan cek bansos dengan NIK KTP melalui aplikasi Cek Bansos.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store
- Daftar akun menggunakan NIK, nama, dan email
- Login ke aplikasi
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Klik “Cari Data”
Aplikasi ini juga memungkinkan masyarakat melaporkan warga yang layak menerima bantuan namun belum terdaftar.
3. Cek Bansos Secara Offline di Dinas Sosial
Jika pengecekan online tidak berhasil, kamu bisa melakukan cek bansos secara offline.
Caranya yaitu dengan mendatangi:
- Dinas Sosial setempat
- Kantor kelurahan atau desa
- Ketua RT atau RW
Petugas akan melakukan verifikasi data menggunakan KTP untuk memastikan apakah kamu terdaftar sebagai penerima bantuan.
Penutup
Melakukan cek bansos dengan NIK KTP sangat penting agar masyarakat dapat mengetahui status mereka sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah. Pengecekan bisa dilakukan dengan tiga cara, yaitu melalui website resmi Kemensos, aplikasi Cek Bansos, atau datang langsung ke dinas sosial setempat.
Dengan memanfaatkan layanan resmi tersebut, masyarakat dapat memastikan apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan seperti PKH, BPNT, atau PBI-JK secara mudah dan akurat.
Sumber: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8445642/3-cara-cek-penerima-bansos-april-2026-via-online-offline-resmi-dan-akurat




