Beranda / Cara Cepat Cek Status Penerima Bansos Lewat SIKS NG Online September 2025, Berikut Prosedurnya

Cara Cepat Cek Status Penerima Bansos Lewat SIKS NG Online September 2025, Berikut Prosedurnya

Cara Cepat Cek Status Penerima Bansos Lewat SIKS NG Online September 2025, Berikut Prosedurnya

Memasuki bulan September 2025, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada masyarakat yang memenuhi syarat. Proses penyaluran ini berbasis pada sistem baru bernama Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan dapat dipantau secara mandiri melalui SIKS-NG Online dan platform resmi Kementerian Sosial.

Kini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor desa atau dinas sosial hanya untuk mengecek status bantuan. Semua bisa dilakukan cukup dengan KTP dan koneksi internet.



Apa Itu SIKS NG dan DTSEN?

SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) adalah sistem digital milik Kemensos yang menyimpan dan mengelola data penerima bantuan. Sistem ini sudah terintegrasi dengan DTSEN, yaitu database nasional yang mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 kelompok atau desil.

  • Desil 1 hingga 4: Dapat menerima bantuan PKH.
  • Desil 1 hingga 5: Berhak mendapat BPNT dan bantuan iuran BPJS Kesehatan.
  • Desil 6 ke atas: Dianggap cukup mampu dan tidak lagi memenuhi syarat penerima bansos.

Sistem ini diperbarui setiap tiga bulan, dan pemeringkatan dilakukan berdasarkan data yang disinkronkan dengan BPS, walaupun garis kemiskinan tetap dihitung dari hasil Survei SUSENAS.



Langkah-Langkah Cek Status Bansos Lewat Website Kemensos

Cek bansos online paling praktis dilakukan lewat situs resmi.

Berikut caranya:

  • Buka browser dan akses situs: https://cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih wilayah domisili sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
  • Masukkan nama lengkap seperti yang tercetak di KTP.
  • Masukkan kode captcha yang muncul di layar.
  • Klik tombol Cari Data.

Jika terdaftar sebagai penerima, akan muncul informasi seperti nama, jenis bantuan (PKH atau BPNT), dan status pencairan. Jika tidak terdaftar, akan tertulis “Data tidak ditemukan”.



Cek Bansos Lewat Aplikasi “Cek Bansos” Kemensos

Alternatif lain adalah melalui aplikasi resmi Kemensos yang bisa diunduh lewat Google Play Store.

Berikut cara cek bansos lewat aplikasi:

  • Unduh aplikasi “Cek Bansos”.
  • Pilih “Buat Akun Baru”.
  • Lengkapi data: NIK, nomor KK, nama, alamat, nomor HP, email, dan buat kata sandi.
  • Unggah swafoto sambil memegang KTP untuk verifikasi.
  • Setelah akun aktif, login dan masuk ke menu Cek Bansos.
  • Masukkan wilayah dan nama sesuai KTP.
  • Klik Cari.

Jika terdaftar, informasi bansos akan langsung muncul di layar. Aplikasi ini juga menyediakan fitur Usul (untuk mengajukan diri sebagai calon penerima) dan Sanggah (untuk melaporkan penerima yang tidak layak).



Cara Cek Bantuan Lewat Aplikasi SIKS-NG Online

Penerima PKH dan BPNT juga bisa memanfaatkan SIKS-NG Online untuk mengecek status pencairan.

Berikut caranya:

  • Unduh dan instal aplikasi SIKS-NG Online (jika tersedia untuk publik di wilayahmu).
  • Login menggunakan data yang sesuai.
  • Cari informasi bantuan PKH atau BPNT yang sesuai.
  • Periksa apakah muncul saldo bantuan senilai sekitar Rp400.000.
  • Jika muncul, artinya proses pencairan sudah berlangsung dan tinggal menunggu verifikasi rekening.
  • Setelah verifikasi selesai, Kemensos akan menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM).

Catatan: Aplikasi ini lebih sering digunakan oleh petugas atau pendamping PKH, namun di beberapa daerah juga bisa diakses oleh penerima langsung.



Jadwal dan Besaran Bantuan September 2025

Penyaluran bansos tahun ini dilakukan dalam empat tahap:

  • Tahap 1: Januari – Maret
  • Tahap 2: April – Juni
  • Tahap 3: Juli – September
  • Tahap 4: Oktober – Desember

Untuk tahap 3 bulan ini, penerima PKH akan mendapat bantuan sesuai kategori, seperti:

  • Ibu hamil / anak usia dini: Rp750.000
  • Anak SD: Rp225.000
  • Anak SMP: Rp375.000
  • Anak SMA: Rp500.000
  • Lansia / penyandang disabilitas berat: Rp600.000

Sementara BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan, atau total Rp600.000 per tahap. Pada bulan ini, penerima juga mendapat tambahan bantuan tunai Rp400.000, khusus untuk periode Juni–Juli 2025.



Bagaimana Jika Nama Tidak Terdaftar?

Jika saat pengecekan nama kamu tidak ditemukan, jangan khawatir. Kamu bisa mengajukan dirimu.

Berikut cara mengajukan diri:

  • Mengajukan diri masuk ke dalam DTSEN melalui kantor desa atau kelurahan.
  • Gunakan fitur Usul di aplikasi Cek Bansos.
  • Siapkan dokumen seperti fotokopi KTP dan KK.
  • Tunggu proses verifikasi lapangan oleh petugas Kemensos.

Perlu diketahui, pembersihan data dan pemutakhiran terus dilakukan. Jadi, tidak semua yang dulu menerima bansos akan otomatis terus mendapatkan bantuan. Beberapa alasan nama bisa hilang:

  • Graduasi: Sudah tidak masuk kategori miskin menurut DTSEN.
  • Bantuan maksimal 5 tahun untuk kategori produktif.
  • Perubahan alamat atau data kependudukan.
  • Verifikasi lapangan gagal.




Tips agar Pengecekan Bansos Berhasil

  • Lakukan pengecekan pada pagi hari atau di luar jam sibuk.
  • Gunakan nama sesuai KTP tanpa singkatan atau gelar.
  • Pastikan koneksi internet stabil.
  • Cek secara berkala, karena data bisa berubah setiap bulan.
  • Segera gunakan fitur “Usul” jika kamu yakin berhak tapi belum terdaftar.

Kesimpulan

Melalui SIKS-NG Online, website Kemensos, dan aplikasi resmi, masyarakat kini bisa dengan cepat dan mudah mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT hanya dengan menggunakan KTP dan HP. Jangan lewatkan hak kamu — manfaatkan fasilitas digital ini untuk memastikan bantuan diterima tepat waktu.

Ingat: seluruh proses pengecekan bersifat gratis, dan tidak ada biaya apapun. Waspadai pihak-pihak yang meminta imbalan untuk memasukkan nama ke daftar penerima.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan