Bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu dukungan penting bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan tambahan penghasilan setiap tiga bulan. Agar tidak tertinggal informasi, masyarakat disarankan rutin melakukan pengecekan status penerima bansos.
Penyaluran bansos triwulanan ini berlaku untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua program tersebut ditujukan bagi masyarakat yang termasuk dalam desil 1 hingga 4.
Update Pencairan Bansos April 2026
Berdasarkan informasi terbaru, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tahap kedua. Data ini menjadi acuan utama dalam penyaluran bansos tahap II atau triwulan kedua tahun 2026.
Pembaruan DTSEN dilakukan secara berkala untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan. Dengan adanya pemutakhiran ini, masyarakat yang sebelumnya belum menerima bansos berpeluang masuk sebagai penerima baru.
Di sisi lain, terdapat juga penerima yang sebelumnya terdaftar namun masuk kategori inclusion error, sehingga tidak lagi menerima bantuan. Oleh karena itu, pembaruan data terus dilakukan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Lebih dari 11 Ribu KPM Dicoret dari Daftar Penerima
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa sekitar 11.014 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah dikeluarkan dari daftar bansos karena termasuk dalam kategori inclusion error. Jumlah ini setara dengan sekitar 0,06% dari total penerima tahap pertama.
Selain itu, hasil pemutakhiran data juga menambahkan calon penerima baru. Dari 77.014 KPM yang sebelumnya belum memiliki desil, sebanyak 26.176 keluarga telah lolos verifikasi lapangan. Dari jumlah tersebut:
- Sebanyak 25.665 keluarga masuk ke desil 1–5 dan berpeluang menerima bansos
- Sebanyak 1.511 keluarga berada di desil 5–10 sehingga masuk kategori inclusion error
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek status bansos melalui kanal resmi. Jika terdapat keberatan atau ingin mengajukan sanggahan, hal tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyertakan bukti pendukung.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026
Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti untuk pencairan bansos. Penyaluran dilakukan secara bertahap dalam satu periode, sehingga bisa cair pada minggu pertama hingga minggu terakhir dalam bulan berjalan. Seperti dilansir dari laman detik.com, berikut jadwal penyaluran bansos sepanjang tahun:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Cara Cek Bansos Kemensos Tahap II April 2026
Melalui Situs Resmi
Pengecekan bansos dapat dilakukan dengan cepat melalui website resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nomor NIK KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “CARI DATA”
- Sistem akan menampilkan data penerima sesuai wilayah yang diinput
Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos. Berikut caranya:
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Pilih menu “Buat Akun” bagi pengguna baru
- Isi data diri seperti nama lengkap, NIK, alamat, email, dan password
- Unggah foto KTP dan swafoto
- Klik “Buat Akun Baru”
- Lakukan verifikasi email jika diminta
- Login dan buka menu “Profil”
- Informasi bantuan yang diterima akan ditampilkan
Melalui aplikasi ini, pengguna tidak hanya bisa mengecek status penerima, tetapi juga memperoleh informasi lengkap terkait bansos.
Demikian panduan lengkap untuk mengecek penerima bansos PKH dan BPNT April 2026 melalui situs resmi maupun aplikasi.
Sumber Referensi
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8444809/cek-daftar-penerima-pkh-dan-bpnt-april-2026-di-situs-cekbansos-kemensos-go-id




