Beranda / Cair BLT Kesra Kurang dari Rp900 Ribu, PT Pos Tegaskan Warga Bisa Lapor

Cair BLT Kesra Kurang dari Rp900 Ribu, PT Pos Tegaskan Warga Bisa Lapor

Cair BLT Kesra Kurang dari Rp900 Ribu, PT Pos Tegaskan Warga Bisa Lapor

Cair BLT Kesra Kurang dari Rp900 Ribu, PT Pos Tegaskan Warga Bisa Lapor. Penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) yang mengalami pemotongan uang saat pencairan diminta untuk melapor segera. PT Pos Indonesia telah menyediakan saluran khusus untuk mengatasi petugas yang nakal yang mengurangi bantuan sebesar Rp900 ribu tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menegaskan bahwa mereka tidak akan mentolerir tindakan pungutan liar dalam proses penyaluran bantuan pemerintah. Perusahaan bahkan telah memasang spanduk yang melarang pemotongan di setiap lokasi pencairan sebagai pengingat bagi petugas dan juga untuk edukasi penerima.

“Kami memastikan bahwa bantuan akan diberikan tepat waktu, sesuai sasaran, dan dengan jumlah yang tepat. Di tempat pembayaran juga kami pasang spanduk yang menegaskan bahwa tidak boleh ada potongan dengan alasan apapun,” ungkap Haris yang dikutip dari Antara, Kamis (23/10/2025) kemarin.



Jangan Ragu untuk Melapor, Ada Saluran Khusus

PT Pos secara khusus menyediakan jalur untuk pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan penyimpangan atau praktik pungutan liar. Haris mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mereka mengalami atau melihat adanya pemotongan dana, sekecil apapun jumlahnya.

Tindakan tegas ini diambil untuk memastikan bantuan senilai Rp900 ribu diterima secara utuh tanpa ada potongan dengan alasan apapun termasuk biaya administrasi, transportasi, atau biaya lainnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga menekankan bahwa semua biaya penyaluran ditanggung oleh pemerintah, bukan oleh penerima manfaat. Tidak ada alasan yang sah bagi petugas untuk meminta atau memotong uang bantuan.

“Bagi mereka yang memiliki rekening dan disalurkan lewat Himbara tentu tanpa biaya. Sedangkan yang tidak memiliki rekening, akan melalui PT Pos Indonesia dan ada biaya, tetapi semuanya ditanggung oleh pemerintah, bukan oleh penerima manfaat,” tegas Mensos.



Kapan Penyaluran Dimulai?

Kementerian Sosial menargetkan bahwa proses validasi data akan selesai paling lambat Senin (27/10). Setelah PT Pos menerima data final, perusahaan akan mulai memanggil penerima secara bertahap sebelum pencairan.

Data calon penerima telah diterima dari Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa waktu lalu. Saat ini, sedang dilakukan konsolidasi dengan pemerintah daerah untuk verifikasi di lapangan, serta koordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan status rekening penerima.

“Yang jelas bantuan tunai untuk Oktober-November-Desember akan segera disalurkan. Setelah data rampung dan diterima oleh PT Pos, mereka akan mulai melakukan pemanggilan sebelum penyaluran,” jelas Saifullah.



Cara Memeriksa Status Penerima

Masyarakat bisa memeriksa status peserta BLT Kesra Rp900.000 secara mandiri dengan langkah-langkah berikut:

  • Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih wilayah domisili secara lengkap: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  • Isi kode captcha yang muncul
  • Klik Cari Data

Sistem akan menampilkan status kepesertaan dan jenis bantuan. Program BLT Kesra yang bernilai Rp900 ribu ini merupakan bagian dari kebijakan ekonomi untuk meningkatkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

Bantuan ini diberikan untuk tiga bulan (Oktober-Desember 2025) dengan rincian Rp300 ribu per bulan, yang akan dibayarkan sekaligus.




Sumber : https://www.kompas.tv/ekonomi/625531/cairkan-blt-kesra-tak-utuh-rp900-ribu-pt-pos-minta-warga-lapor-petugas-pemotong

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan