BPNT Tahap 4 Masih Cair hingga 2026, Ini Cara Cek Status SIKS-NG KPM
BPNT Tahap 4 Masih Cair hingga 2026, Ini Cara Cek Status SIKS-NG KPM. Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 masih terus berjalan dan dipastikan berlanjut hingga awal tahun 2026. Meskipun sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah mengecek saldo melalui kartu KKS, ATM, mobile banking, maupun agen bank, masih banyak penerima yang dananya belum masuk.
Kondisi ini terjadi secara nasional dan bukan disebabkan oleh kendala wilayah tertentu, melainkan karena proses teknis dalam mekanisme penyaluran bantuan.
BPNT Tahap 4 Akan Disalurkan Susulan Awal 2026
Pemerintah memastikan adanya penyaluran BPNT susulan bagi KPM yang hingga kini belum menerima bantuan Tahap 4. Penyaluran tambahan ini dijadwalkan berlangsung pada awal tahun 2026, khusus untuk penerima yang masih tercatat aktif dan tidak mengalami perubahan status kepesertaan.
Artinya, dana BPNT yang belum cair masih berpeluang diterima selama data KPM memenuhi ketentuan yang berlaku.
Namun perlu diperhatikan, tidak semua KPM otomatis masuk dalam skema penyaluran susulan. Status kepesertaan di SIKS-NG menjadi penentu utama.
Status SIKS-NG Penentu BPNT Cair atau Tidak
Dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), KPM yang memiliki status berikut masih berpeluang menerima BPNT Tahap 4:
- Berhasil cek rekening
- Proses cek rekening
- Sudah masuk tahap SPM
Status tersebut menandakan bahwa data KPM masih aktif dan tidak mengalami kendala administrasi, sehingga pencairan hanya menunggu penyelesaian teknis.
Sebaliknya, KPM dengan status exclude dipastikan tidak lagi menerima BPNT, baik pada tahap sebelumnya maupun pada penyaluran susulan 2026. Status ini menunjukkan adanya perubahan data atau tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan.
Cara Cek Status BPNT dan Saldo KKS untuk KPM
Agar tidak terjadi kesalahan informasi, KPM disarankan melakukan langkah berikut:
- Cek status SIKS-NG melalui operator desa/kelurahan atau pendamping sosial.
- Pantau saldo BPNT secara rutin, terutama memasuki awal tahun 2026 karena pencairan dilakukan bertahap.
Pengecekan ini penting untuk memastikan apakah KPM masih terdaftar aktif atau sudah mengalami perubahan status kepesertaan.
Kesimpulan
Pencairan BPNT Tahap 4 masih berlangsung hingga awal 2026, dan keterlambatan yang dialami sebagian KPM disebabkan oleh faktor teknis penyaluran. Pemerintah telah menyiapkan penyaluran susulan bagi KPM yang masih aktif sesuai data SIKS-NG.
Oleh karena itu, KPM disarankan rutin cek status SIKS-NG melalui desa atau pendamping sosial, serta memantau saldo BPNT lewat kartu KKS, ATM, mobile banking, atau agen bank. Langkah ini penting agar bantuan sosial tetap tepat sasaran dan dapat diterima sesuai hak penerima.

Komentar