BPNT Tahap 3 2025: Cek Rekening dan Pastikan NIK Valid di SIKS-NG
BPNT Tahap 3 2025: Cek Rekening dan Pastikan NIK Valid di SIKS-NG. Memasuki akhir Agustus 2025, keluarga yang menerima manfaat (KPM) sedang menunggu pencairan bantuan sosial (bansos) reguler, terutama untuk program PKH dan BPNT tahap 3.
Ada perkembangan positif terbaru dari sistem SIKS-NG, yang mengindikasikan bahwa proses pencairan bansos telah mencapai tahap yang lebih lanjut.
Dari pengamatan di SIKS-NG, status pencairan BPNT tahap 3 untuk periode Juli hingga September 2025 telah beralih menjadi proses pengecekan rekening.
Tahapan ini sangat penting sebelum dana benar-benar dikirimkan ke rekening KKS.
Perubahan status ini menandakan bahwa pihak pemerintah telah mulai memverifikasi data rekening KPM untuk memastikan kelayakan penyaluran.
Setelah pengecekan rekening, akan ada beberapa tahap lain yang dilakukan, seperti Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), sebelum saldo benar-benar tersedia.
Proses ini bisa memakan waktu hingga 14 hari. Diperkirakan, pencairan BPNT tahap 3 akan dimulai pada bulan September 2025.
Walaupun pencairan BPNT tahap 3 belum dilakukan, beberapa KPM melaporkan adanya saldo sebesar Rp600.000 yang masuk ke rekening KKS Bank Mandiri.
Setelah diteliti, saldo ini kemungkinan besar adalah bantuan PKH atau BPNT tahap 2 yang tertunda, atau pencairan tambahan bagi KPM yang sebelumnya mengalami masalah teknis.
Bagi KPM yang dahulu mendapatkan bantuan melalui PT Pos Indonesia, kini ada proses migrasi ke sistem perbankan dengan memperoleh kartu KKS dan buku tabungan yang baru. Penyaluran ini sudah dimulai di beberapa lokasi.
Jika Anda sudah menerima KKS yang baru, Anda tidak perlu khawatir. Saldo bantuan tahap 2 akan segera masuk, meskipun tidak pada hari yang sama saat Anda menerima kartu.
Untuk KPM yang belum memperoleh KKS baru, mohon untuk bersabar. Bank penyalur akan menghubungi Anda untuk pengambilan kartu dan buku tabungan.
Pemerintah terus melakukan pembaruan data penerima bantuan. Dua jenis survei yang dilakukan oleh pendamping sosial adalah:
• Ground Check DTSEN
Survei ini bertujuan untuk memperbarui status kondisi ekonomi KPM. Pertanyaan yang diajukan meliputi kepemilikan aset, seperti sepeda motor dan ukuran lahan.
Hasil survei ini dapat memengaruhi kelayakan KPM untuk menerima bantuan di tahap berikutnya.
• Monev Sembako
Survei ini hanya fokus pada penggunaan bantuan sembako.
Bagi KPM yang tidak lagi mendapatkan bantuan di tahap 2, kemungkinan besar disebabkan oleh peningkatan desil mereka atau data yang ada tidak lagi memenuhi syarat.
Perubahan data bansos hanya dapat dipantau melalui SIKS-NG oleh pendamping sosial.

Komentar