BLT Kesra Cair : Waspada Penipuan Link
Pemerintah mulai melakukan pencairan Bansos BLT Kesra Rp900 ribu mulai dilakukan sejak 20 Oktober 2025. Bantuan ini disalurkan untuk membantu masyarakat untuk menjaga daya beli di akhir tahun dan meningkatkan perekonomian kalangan menengah kebawah.
Namun, di tengah pencairan, banyak link palsu bermunculan di media sosial yang mengatasnamakan Kemensos. Masyarakat diminta waspada agar tidak menjadi korban penipuan.
Marak Link Palsu Mengatasnamakan BLT Kesra
Beberapa tautan beredar di WhatsApp dan Facebook, mengaku bisa mengecek penerima BLT Kesra. Padahal, link tersebut bukan dari situs resmi pemerintah.
Modusnya sederhana pengguna diminta mengisi data seperti NIK, nama lengkap, dan foto KTP, lalu diarahkan ke halaman “pencairan bantuan”. Faktanya, data itu justru bisa disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.
Gunakan Hanya Situs Resmi Kemensos
Untuk memastikan nama Anda terdaftar sebagai penerima, gunakan hanya situs resmi:
https://cekbansos.kemensos.go.id
Di halaman itu, cukup isi provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa, lalu masukkan nama sesuai KTP.
Klik “Cari Data” dan tunggu hasilnya muncul.
Kalau nama Anda belum terdaftar, bisa hubungi perangkat desa atau dinas sosial setempat untuk pembaruan data.
Ciri-ciri Link Penipuan
Agar tidak terkecoh, kenali tanda-tanda link palsu berikut:
- Menggunakan domain aneh, bukan .go.id.
- Meminta data pribadi berlebihan, seperti swafoto atau akun media sosial.
- Menjanjikan pencairan instan tanpa verifikasi.
- Biasanya dikirim lewat grup WhatsApp atau pesan pribadi.
Jika menemukan link seperti ini, jangan klik, jangan isi data, dan segera hapus pesannya.
Risiko Jika Data Bocor
Mengisi data di situs palsu bisa berakibat fatal.
Data pribadi bisa dijual, disalahgunakan untuk pinjaman online, atau digunakan untuk penipuan lainnya.
Selain itu, beberapa link juga bisa menyebarkan malware yang mencuri informasi dari ponsel.
Kesimpulan
BLT Kesra memang membantu banyak keluarga di akhir tahun ini.
Tapi di balik itu, ancaman penipuan digital juga makin meningkat.
Selalu cek bantuan melalui situs resmi Kemensos dan jangan pernah percaya link yang tidak jelas sumbernya.
Lebih baik hati-hati daripada data pribadi Anda bocor dan disalahgunakan.

Komentar