Bekerja dari rumah atau work from home (WFH) memerlukan strategi khusus agar tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan mental. Hal ini semakin relevan seiring kebijakan WFH yang mulai diberlakukan secara berkala bagi aparatur sipil negara (ASN). Tanpa pengelolaan yang baik, sistem kerja ini justru berpotensi menimbulkan distraksi dan menurunkan fokus.
Peneliti dari Durham University, Thuy-vy Nguyen, menjelaskan bahwa berkurangnya interaksi sosial selama WFH dapat berdampak pada kondisi psikologis seseorang.
“Kita terbiasa berinteraksi secara sosial. Interaksi ini membantu membangun kedekatan dan kerja sama,” ujarnya dikutip dari TIME, Sabtu (11/4/2026).
Cara Tetap Produktif Saat WFH:
Oleh karena itu, ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga produktivitas saat bekerja dari rumah.
1. Gunakan ruang kerja khusus
Memiliki ruang kerja yang terpisah dari area istirahat menjadi salah satu kunci utama agar tetap fokus.
Pekerja jarak jauh sekaligus pendiri blog MetaFilter, Matt Haughey, menyarankan untuk tidak bekerja di tempat seperti tempat tidur atau sofa.
“Memiliki ruang khusus untuk bekerja sangat membantu agar tetap fokus dan tidak mudah terdistraksi,” sarannya.
Dengan adanya ruang kerja yang jelas, batas antara waktu kerja dan waktu istirahat menjadi lebih teratur.
2. Tetap terhubung dengan rekan kerja
WFH dapat mengurangi interaksi sosial yang biasanya terjadi di kantor. Padahal, interaksi tersebut penting untuk menjaga kesehatan mental.
Nguyen menyarankan agar tetap menjalin komunikasi dengan rekan kerja, baik melalui pesan singkat maupun panggilan video, untuk mengurangi rasa kesepian.
3. Susun jadwal harian yang terstruktur
Tanpa rutinitas kantor, banyak orang kesulitan mengatur waktu. Oleh karena itu, membuat jadwal harian menjadi penting agar aktivitas tetap terarah.
“Waktu yang dihabiskan sendirian akan terasa lebih baik jika memiliki struktur,” ujarnya.
Menentukan prioritas pekerjaan sejak awal hari juga dapat membantu mengurangi rasa kewalahan.
4. Gunakan komunikasi yang efektif
Selain jadwal yang teratur, komunikasi yang jelas juga menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas.
Haughey menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai platform komunikasi digital, seperti aplikasi chat dan video conference, agar koordinasi tim tetap berjalan meski bekerja dari lokasi berbeda.
5. Beri waktu istirahat dan kurangi tekanan
WFH juga dapat meningkatkan tekanan, terutama bagi mereka yang harus membagi waktu antara pekerjaan dan urusan rumah tangga.
Co-founder Shine Consultancy, Caroline Whaley, mengingatkan untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri.
“Ini bukan waktu yang tepat untuk menuntut diri melakukan semuanya dengan sempurna,” ucapnya, dikutip dari BBC.
Ia juga menekankan pentingnya mengambil jeda untuk beristirahat di tengah aktivitas.
6. Fokus pada hal yang bisa dikendalikan
Banyaknya distraksi di rumah dapat menghambat penyelesaian pekerjaan. Karena itu, Whaley menyarankan untuk fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan, seperti menentukan satu atau dua tugas utama setiap hari.
“Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan satu atau dua hal yang ingin difokuskan dalam satu hari,” saran Whaley.
Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibanding membuat daftar panjang yang justru menambah tekanan.
WFH ASN Berlaku Setiap Jumat
Sebagai informasi, kebijakan WFH bagi ASN yang dilakukan satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat, mulai diberlakukan sejak Jumat (10/4/2026).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan:
“WFH bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat,” jelasnya.
Sementara itu, pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan WFH tidak berarti hari libur, melainkan tetap menjadi hari kerja dengan kewajiban pelayanan publik yang harus dijalankan.
Kesimpulan
WFH dapat berjalan efektif jika diimbangi dengan pengelolaan waktu, komunikasi, serta keseimbangan antara pekerjaan dan istirahat. Dengan menerapkan strategi seperti memiliki ruang kerja khusus, menjaga interaksi sosial, dan menyusun jadwal yang terstruktur, produktivitas tetap dapat terjaga.
Kebijakan WFH bagi ASN juga menuntut kedisiplinan agar kinerja dan pelayanan publik tetap optimal.
Sumber Referensi
https://lifestyle.kompas.com/read/2026/04/11/220500420/6-cara-tetap-produktif-saat-wfh-bisa-diterapkan-asn-di-rumah?page=all#page3


Komentar