Apa Itu Bintang Mahaputera Utama yang Baru Diberikan Prabowo Subianto?
Penganugerahan tanda kehormatan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini menarik perhatian publik. Banyak tokoh nasional yang menerima penghargaan prestisius tersebut. Salah satu penghargaan yang paling disorot adalah Bintang Mahaputera Utama.
Penghargaan ini diberikan kepada individu yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi bangsa. Oleh karena itu, penting untuk memahami apa sebenarnya penghargaan ini dan mengapa begitu banyak tokoh yang dinilai layak menerimanya.
Mengenal Bintang Mahaputera Utama, tanda kehormatan tinggi yang baru saja diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pahami definisi, kriteria, dan daftar lengkap penerimanya, termasuk tokoh-tokoh penting seperti Letkol Teddy Indra Wijaya, AHY, dan Perry Warjiyo.
Mengenal Bintang Mahaputera Utama
Bintang Mahaputera Utama adalah salah satu tanda kehormatan tertinggi di Indonesia. Penghargaan ini diberikan oleh Presiden kepada individu atau institusi yang dianggap berjasa luar biasa. Jasa tersebut mencakup berbagai bidang, seperti sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di dalam sistem tanda kehormatan negara, Bintang Mahaputera menduduki peringkat kedua tertinggi, tepat di bawah Bintang Republik Indonesia. Bintang Mahaputera Utama sendiri merupakan kelas ketiga dari lima tingkatan yang ada. Kelima kelas tersebut secara berurutan adalah Bintang Mahaputera Adipurna, Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Pratama, dan Bintang Mahaputera Nararya
Siapa Saja yang Mendapat Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo?
Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada 88 individu. Beberapa nama terkemuka yang menerima
Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo adalah:
- Hashim Djojohadikusumo
- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
- Sugiono
- Abdul Mu’ti
- Fadli Zon
- Meutya Hafid
- Teddy Indra Wijaya
- Perry Warjiyo
- Herlina Christine Natalia Hakim
- Alm. Benyamin Sueb
- Almh. Titiek Puspa
Di sisi lain, penting untuk diketahui bahwa Puan Maharani, yang juga menerima penghargaan, dianugerahi Bintang Republik Indonesia Utama. Ini merupakan tanda kehormatan tertinggi di negara ini, satu tingkat di atas Bintang Mahaputera
Makna dan Desain Simbolis Bintang Mahaputera Utama
Secara fisik, Bintang Mahaputera Utama memiliki bentuk kalung dengan bintang yang dikalungkan di leher, serta sebuah patra yang dipasang di dada kiri. Penghargaan ini terbuat dari kain dan logam.
Desainnya penuh makna simbolis. Bintangnya memiliki sepuluh sudut yang melambangkan nilai-nilai luhur. Di bagian tengah bintang terdapat lingkaran dengan gambar setangkai kapas dan seuntai padi, yang secara spesifik merujuk pada tanggal kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945 (8 bunga kapas dan 45 butir padi). Warna merah dan putih pada bintang juga melambangkan Bendera Merah Putih.
Seiring berjalannya waktu, desain penghargaan ini mengalami perubahan. Mulai tahun 1972, Bintang Mahaputera Utama diberikan dalam bentuk kalung yang dilengkapi dengan patra.

Komentar