Beranda / Cara Cek Status Pencairan Bansos PKH 2025 Tahap 2 Lewat HP, Mudah dan Cepat

Cara Cek Status Pencairan Bansos PKH 2025 Tahap 2 Lewat HP, Mudah dan Cepat

Cara Cek Status Pencairan Bansos PKH 2025 Tahap 2 Lewat HP, Mudah dan Cepat

 

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 tahun 2025 secara bertahap sejak Rabu, 28 Mei 2025. Bantuan ini diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai dengan data terbaru.

 

Gunakan DTSEN, Bukan DTKS Lagi

 

Proses penyaluran PKH tahap 2 kali ini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menggantikan sistem sebelumnya, yaitu DTKS. Meski begitu, pengecekan status penerima dan jadwal pencairan tetap dilakukan melalui laman resmi Kemensos.

 

Cara Cek Bansos PKH 2025 Tahap 2 via HP

Ada dua cara mudah untuk mengecek apakah Anda terdaftar sebagai penerima PKH 2025 tahap 2:

 

1. Melalui Website Resmi Kemensos

  1. Buka situs: https://cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan data wilayah: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan
  3. Ketik nama lengkap sesuai KTP
  4. Masukkan kode verifikasi
  5. Klik “Cari Data

 

Jika Anda terdaftar, maka akan muncul tulisan “YA” pada kolom PKH beserta keterangan periode APR-JUN 2025, yang menandakan bantuan sudah disetujui untuk dicairkan.

 

2. Lewat Aplikasi Cek Bansos

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos dari Kemensos di Play Store
  2. Login atau buat akun baru
  3. Pilih menu “Cek Bansos”
  4. Isi data lengkap sesuai KTP dan wilayah tempat tinggal
  5. Klik “Cari Data”

Sistem akan menampilkan status Anda sebagai penerima PKH jika terdaftar.

 

Catatan: Untuk jadwal pasti pencairan di masing-masing daerah, KPM disarankan untuk menghubungi perangkat desa/kelurahan atau pendamping PKH di wilayahnya.

 

Besaran Dana PKH 2025 Tahap 2

Berikut rincian jumlah bantuan PKH yang diberikan per tiga bulan kepada masing-masing kategori penerima:

  • Ibu hamil/nifas: Rp 750.000
  • Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000
  • Anak SD/sederajat: Rp 225.000
  • Anak SMP/sederajat: Rp 375.000
  • Anak SMA/sederajat: Rp 500.000
  • Lansia (70 tahun ke atas): Rp 600.000
  • Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000

 

Secara total, Kemensos mengalokasikan Rp 10 triliun untuk 16,5 juta KPM dalam triwulan II ini, termasuk untuk bantuan PKH dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan