Kemnaker Ungkap Daftar Lowongan Magang Nasional yang Minim Pelamar, Batch 3 Segera Dibuka!
Program Pemagangan Nasional 2025 kembali menarik perhatian setelah jumlah peserta yang diterima pada Batch 2 meningkat signifikan. Lebih dari 62.000 fresh graduate berhasil lolos seleksi, jauh lebih tinggi dibandingkan Batch 1 yang hanya menerima sekitar 15.000 peserta.
Dari total target 100.000 peserta, pemerintah memastikan masih ada kuota tersisa yang akan diserap melalui Magang Nasional Batch 3. Proses pendaftaran kini sudah dibuka melalui portal Magang Hub dan berlangsung hingga 3 Desember 2025.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkap bahwa sejumlah posisi magang tertentu mendapatkan jumlah pelamar yang sangat tinggi, terutama lowongan dari institusi besar seperti BUMN.
Menurutnya, beberapa posisi bahkan menerima ratusan hingga ribuan pelamar, meskipun jumlah lowongan yang tersedia tidak sebanyak itu.
Selain itu, minat peserta magang juga dipengaruhi oleh lokasi penempatan. Banyak pendaftar yang cenderung memilih kota besar seperti Jakarta, meski pemerintah berharap distribusi peserta merata di berbagai daerah.
Peluang Besar di Lowongan Magang Nasional yang Minim Peminat
Pada Batch 3 mendatang, Kemnaker membuka kesempatan lebih luas bagi perusahaan yang belum berpartisipasi di Batch 1 dan 2 atau yang belum mendapatkan tenaga magang sebelumnya.
Kepala Barenbang Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, menjelaskan bahwa beberapa posisi yang kurang diminati biasanya memiliki persyaratan keahlian khusus atau spesifikasi teknis yang cukup tinggi.
Contohnya:
- Asisten apoteker
- Asisten dokter
Lowongan ini cenderung lebih sepi peminat karena kualifikasinya spesifik, sehingga sebagian besar pelamar tidak memenuhi syarat atau profesi tersebut sudah banyak terserap di dunia kerja.
Daftar Lowongan Magang Nasional dengan Pelamar Terbanyak
Sebaliknya, sejumlah posisi administrasi dan lowongan dari institusi besar menjadi yang paling banyak diperebutkan.
Berdasarkan data Kemnaker, instansi atau perusahaan dengan pelamar tertinggi meliputi:
- Bank Indonesia (BI)
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN)
- BUMN besar seperti Pertamina
- Perusahaan swasta besar: Panasonic dan Huawei
Animo pendaftar di sektor-sektor tersebut terus meningkat karena reputasi perusahaan, peluang karier, dan peluang kerja setelah masa pemagangan selesai.
Arah Pengembangan Magang Nasional ke Depan
Anwar menambahkan bahwa ke depan pemagangan tidak hanya diarahkan untuk menyiapkan peserta memasuki dunia kerja, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan usaha atau terlibat dalam ekosistem startup dan UMKM.
Ia menyebutkan bahwa sektor UMKM dan startup akan menjadi salah satu fokus pengembangan pemagangan berikutnya. Jika startup berkembang, peserta magang berpotensi direkrut sebagai karyawan tetap atau bahkan turut serta dalam pengembangan bisnis tersebut.

Komentar