Bansos PKH dan BPNT akan disalurkan pada bulan Februari 2026, pencairan ini merupakan periode 1 2026 dan akan disalurkan kepada 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bantuan ini bertujuan untuk membantu keluarga miskin dan rentan miskin dalam memenuhi kebutuhan dasar yang semakin sulit.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pencairan ini mencakup dua program utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako.
Penyaluran tahap pertama ini merupakan akumulasi untuk periode Januari sampai Maret 2026.
Di tahun 2026 sebanyak 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat sebagai penerima bansos PKH dan BPNT 2026 untuk tahap pertama.
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat KTP
Dilansir dari kompas.tv, masyarakat sebagai penerima manfaat dapat mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT 2026 secara online menggunakan NIK KTP melalui situs resmi Kemensos. Berikut langkah-langkah mudahnya:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos PKH atau BPNT
Jika terdaftar, nama Anda akan muncul beserta jenis bantuan dan tahap pencairannya.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026 Tahap 1
Untuk jadwal pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 dilakukan pada periode I yaitu Januari–Maret 2026, dengan penyaluran mulai berjalan pada Februari 2026.
Penyaluran bantuan akan mengacu pada skema yang masih sama dan akan disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta melalui PT Pos Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses bantuan dan memudahkan penyaluran.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta pada Jumat (23/1/2026), sebagaimana dikutip dari kompas.tv
18 Juta KPM Terima Bansos PKH dan BPNT 2026
Di tahap pertama 2026 ini, Kemensos menargetkan sekitar 18 juta KPM sebagai penerima manfaat. Bantuan disalurkan secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia guna meringankan beban ekonomi masyarakat.
Besaran Bantuan BPNT 2026 yang Diterima KPM
Di tahap I ini Kemensos memastikan BPNT 2026 diberikan sebesar:
- Rp200.000 per bulan per KPM
- Disalurkan setiap 3 bulan (triwulan)
Artinya, pada tahap 1 (Januari–Maret 2026), total bantuan BPNT yang diterima oleh KPM mencapai Rp600.000.
Kategori Penerima PKH 2026
Sedangkan untuk Bansos PKH 2026 diberikan berdasarkan kategori penerima, yaitu meliputi sebagai berikut
- Ibu hamil
- Anak usia dini
- Siswa SD, SMP, dan SMA
- Lansia
- Penyandang disabilitas berat
Setiap kategori menerima bantuan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
BPNT 2026 Disalurkan Lewat Saldo Elektronik
Berbeda dengan Bansos PKH, khusus untuk Bansos BPNT 2026 disalurkan dalam bentuk saldo elektronik. Saldo tersebut dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong resmi yang telah ditunjuk oleh pemerintah.
Kesimpulan
Pemerintah kembali menyalurkan bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 mulai Februari dengan total penerima mencapai 18 juta KPM. Masyarakat dapat mengecek status penerima menggunakan NIK KTP melalui situs resmi Kemensos.
BPNT diberikan sebesar Rp600.000 untuk periode Januari–Maret 2026, sementara PKH disalurkan sesuai kategori penerima. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga miskin dan rentan miskin di seluruh Indonesia.
Sumber:
- https://www.kompas.tv/info-publik/646921/bansos-pkh-bpnt-2026-tahap-1-cair-februari-untuk-18-juta-penerima-ini-cara-cek-apakah-kamu-termasuk




