• Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Bacaan dan Waktu Doa Qunut saat Shalat Witir

Ahmad Rian by Ahmad Rian
5 Maret 2026
in Artikel, Berita, Info, Informasi, Istilah Hukum
Reading Time: 4 mins read
A A
Bacaan dan Waktu Doa Qunut saat Shalat Witir

Bacaan dan Waktu Doa Qunut saat Shalat Witir

Contents

  • Pengertian Qunut
  • Hukum Qunut
  • Riwayat Atsar tentang Qunut di Separuh Kedua Ramadan
  • Bacaan Doa Qunut
  • Kesimpulan
  • Sumber

Dalam beberapa hari ke depan, umat Islam akan memasuki pertengahan bulan suci Ramadan atau yang dikenal dengan Nisfu Ramadan. Fase ini memiliki makna tersendiri karena terdapat perbedaan amalan dalam pelaksanaan ibadah malam, khususnya pada salat Tarawih dan Witir.

Salah satu amalan yang banyak dilakukan adalah membaca doa qunut pada rakaat terakhir salat Witir. Praktik ini umumnya mulai dilaksanakan pada malam ke-16 Ramadan atau setelah memasuki hari ke-15 bulan puasa.

Tradisi membaca qunut pada separuh akhir Ramadan memiliki landasan yang cukup kuat dalam khazanah keilmuan Islam. Sejumlah riwayat menyebutkan atsar para sahabat Nabi, serta pendapat para ulama salaf yang termuat dalam berbagai kitab klasik, yang dijadikan dasar atau hujah atas pelaksanaan doa qunut pada Witir di paruh kedua Ramadan.



Pengertian Qunut

Berdasarkan buku Kumpulan Tanya Jawab Islam: Hasil Bahtsul Masail dan Tanya Jawab Agama Islam, secara bahasa, qunut berarti doa. Sedangkan secara istilah, qunut dibagi menjadi dua jenis:

  • Qunut Nazilah
    Qunut jenis ini dibaca dalam salat fardu ketika umat Islam menghadapi musibah, seperti bahaya, bencana, wabah penyakit, atau ancaman dari pihak musuh.
  • Qunut Subuh dan Qunut Witir
    Qunut ini dibaca saat iktidal pada rakaat kedua salat Subuh atau pada salat Witir, misalnya ketika melaksanakan Tarawih di bulan Ramadan.

Praktik membaca doa qunut dalam salat Witir menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama saat meningkatkan ibadah di malam-malam ganjil.



Hukum Qunut

Membaca qunut termasuk amalan sunah dalam salat. Beberapa sahabat Nabi yang menekankan kesunahan membaca qunut antara lain:

  • Abu Bakar Ash-Shiddiq
  • Umar bin Khattab
  • Utsman bin Affan
  • Ali bin Abi Thalib
  • Ibnu Abbas
  • Barra bin Azib

Salah satu dalil yang menjadi landasan hukum sunahnya qunut adalah hadits berikut:

عن أنس بن مالك قَالَ مَا زَالَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْتُتْ في الفجر حتى فارق الدنيا (رواه أحمد)

Artinya:
Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, beliau berkata, “Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut pada salat Subuh hingga wafat.” (HR Ahmad)

Namun Hadist ini bersifat Dha’if.



Riwayat Atsar tentang Qunut di Separuh Kedua Ramadan

Terdapat beberapa atsar yang menjelaskan praktik membaca doa qunut pada separuh kedua bulan Ramadan. Salah satunya diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud:

أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ جَمَعَ النَّاسَ عَلَىٰ أَبِي بْنِ كَعْبٍ فَكَانَ يُصَلِّي لَهُمْ عِشْرِينَ لَيْلَةً وَلَا يَقْنُتُ إِلَّا فِي النِّصْفِ الْبَاقِي مِنْ رَمَضَان رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ

Artinya:
“Sesungguhnya Umar bin Khattab mengumpulkan umat untuk shalat Tarawih di belakang Ubay bin Ka’b, dan Ubay shalat bersama mereka selama dua puluh malam, serta tidak membaca qunut kecuali pada separuh terakhir bulan Ramadan.” (HR Abu Dawud)





Selain itu, ahli hadits al-Hafidz al-Baihaqi juga menjelaskan riwayat qunut dalam salat Witir setelah separuh kedua Ramadan dalam as-Sunan al-Kubro (2/498) yang diriwayatkan dari para tabi’in:

عَنْ مُحَمَّدٍ هُوَ ابْنُ سِيرِينَ عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِهِ أَنَّ أُبَيًّا بْنَ كَعْبٍ أَمَّهمْ يَعْنِي فِي رَمَضَانِ وَكَانَ يَقْنُتُ فِي النِّصْفِ الْآخِرِ مِنْ رَمَضَانِ

Artinya:
“Dari Muhammad Ibnu Sirin, dari sebagian sahabatnya, bahwa Ubay bin Ka’b menjadi imam dalam shalat Tarawih selama Ramadan, dan beliau membaca qunut pada separuh terakhir bulan Ramadan.”

Riwayat-riwayat ini menjadi dasar bagi praktik membaca doa qunut di salat Witir khususnya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, sebagai amalan sunnah yang dianjurkan oleh para sahabat dan tabi’in.



Bacaan Doa Qunut

Sedangkan doa qunut yang diajarkan langsung oleh Nabi SAW adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنا فيمَن توليت، وبارك لي فيما أعطيتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تقضي ولا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لا يَذِلُّ مَن والَيْتَ، وَلا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قضيت، تسْتَغْفِرُك ونتوب إليك. (رواه النسائ ۱۷۲٥ ، وأبو داود ۱۲۱٤ ، والترميذي ٤٢٦ ، وأحمد والدارمي ١٥٤٥ بسند الصحيح، ١٦٢٥

Arab latin: Allāhumma ihdinā fīman hadayta, wa ‘āfinā fīman ‘āfayta, wa tawallanā fīman tawallayta, wa bārik lanā fīmā a’ṭayta, wa qinā syarra mā qaḍayta, fa innaka taqḍī wa lā yuqḍā ‘alayka, wa innahu lā yadzillu man wālayta, wa lā ya’izzu man ‘ādayta, tabārakta rabbanā wa ta’ālayta, fa laka al-ḥamdu ‘alā mā qaḍayta, astaghfiruka wa natūbu ilayka.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah kami petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kami perlindungan seperti orang-orang yang telah Engkau beri perlindungan. Berilah kami pertolongan sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri pertolongan. Berilah berkah pada segala yang telah Engkau berikan kepada kami. Jauhkanlah kami dari segala kejahatan yang telah Engkau pastikan. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha menentukan dan Engkau tidak dapat ditentukan. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Engkau Maha Suci dan Maha luhur. Segala puji bagi-Mu dan atas segala yang Engkau pastikan. Kami memohon ampun dan bertobat kepada-Mu.” (HR An-Nasa’i, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ahmad, dan Al-Darimi dengan sanad yang shahih)




Kesimpulan

  1. Qunut adalah doa yang dibaca dalam salat, baik sebagai qunut nazilah saat musibah maupun qunut Subuh/Witir dalam ibadah rutin.
  2. Membaca qunut termasuk sunah, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat, seperti Umar bin Khattab dan Ubay bin Ka’b.
  3. Dalam praktik Ramadan, qunut dianjurkan dibaca pada salat Witir di separuh terakhir bulan, khususnya pada sepuluh malam terakhir, agar mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar.
  4. Amalan ini didukung oleh riwayat sahabat dan tabi’in, serta menjadi bagian dari tradisi ibadah yang memperbanyak doa, dzikir, dan pengharapan kepada Allah SWT.
  5. Dengan mengetahui hukum, waktu, dan cara pelaksanaannya, umat Islam dapat menjalankan ibadah Tarawih dan Witir dengan lebih khusyuk dan sesuai sunnah.




Sumber

  • muijatim.or.id
  • detik.com
Tags: bacaan qunutDoa Qunutdoa qunut witirRamadantarawih
Ahmad Rian

Ahmad Rian

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

200 Nama Bayi Perempuan Islami Cantik 2 Kata

200 Nama Bayi Perempuan Islami Cantik 2 Kata

Cek Bansos Maret 2026 Jelang Lebaran, Ini Daftar Bantuan yang Cair dan Cara Pencairannya

Cek Bansos Maret 2026 Jelang Lebaran, Ini Daftar Bantuan yang Cair dan Cara Pencairannya

Cek Bansos Maret 2026 Jelang Lebaran, Ini Daftar Bantuan yang Cair dan Cara Pencairannya

Bansos Atensi YAPI 2026 Cair, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Penerimanya

Bansos Atensi YAPI 2026 Cair, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Penerimanya

Bansos Atensi YAPI 2026 Cair, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Cek Penerimanya

Lokasi Penukaran Uang Baru di Manado Melalui Kas Keliling BI

Lokasi Penukaran Uang Baru di Manado Melalui Kas Keliling BI
Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

© 2025 Informasi Bantuan Sosial