Pemerintah Indonesia kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat prasejahtera pada periode Februari 2026. Program ini mencakup bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ditujukan bagi keluarga yang terdaftar dalam basis data nasional. Di tengah kabar pencairan yang mulai masuk di berbagai wilayah, masyarakat kini lebih mudah mengecek status penerima bantuan hanya dengan bermodalkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Informasi ini sangat penting dibaca oleh semua keluarga yang ingin memastikan bantuan sosial tepat waktu dan tepat sasaran.
Pemerintah Pastikan Bansos Februari 2026 Cair
Dilansir dari laman kompas.com Penyaluran bantuan sosial pada bulan Februari 2026 telah dipastikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) berjalan sesuai jadwal. Bantuan tahap awal ini termasuk PKH dan BPNT yang disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank penyalur atau melalui institusi yang bekerja sama. Beberapa laporan regional menunjukkan bahwa dana bantuan sudah mulai masuk ke rekening keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai daerah. Pencairan ini menjadi momentum penting bagi jutaan keluarga yang mengandalkan dukungan pemerintah di tengah ekonomi yang dinamis, termasuk menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Bagi penerima yang sudah terdaftar, proses ini kini lebih transparan karena bisa dipantau secara mandiri secara daring.
Cara Cek Status Bansos Melalui Website cekbansos.kemensos
Mengecek status bantuan sosial kini tak lagi harus datang ke kantor desa atau dinas sosial. Pemerintah telah menyediakan layanan resmi daring yang bisa diakses kapan saja.
Langkahnya sebagai berikut:
- Kunjungi situs resmi pengecekan bansos di https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan 16 digit NIK KTP yang masih aktif dan sesuai data kependudukan.
- Ketik kode verifikasi (captcha) sesuai tampilan di layar.
- Klik tombol “Cari Data” untuk menampilkan hasil.
Jika data Anda muncul, itu berarti Anda terdaftar sebagai penerima bansos pada periode tertentu. Informasi yang ditampilkan akan mencakup jenis bantuan (misalnya PKH atau BPNT), periode pencairan, dan status penyaluran dana.
Pastikan Data KTP dan DTSEN Anda Valid
Keberhasilan pengecekan bansos sangat bergantung pada keakuratan data kependudukan yang tercatat di sistem pemerintah. Penyaluran bantuan kini mengacu pada sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menggantikan sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai basis penentuan keluarga penerima manfaat. Seringkali keluarga tidak menemukan namanya di daftar penerima lantaran data NIK belum diperbarui atau belum masuk dalam DTSEN. Untuk itu, masyarakat disarankan melakukan pembaruan data kependudukan di kantor dinas setempat jika ada perubahan kondisi ekonomi atau keluarga.
Kesimpulan
Penyaluran bantuan sosial untuk periode Februari 2026 telah berjalan melalui program pemerintah seperti PKH dan BPNT. Masyarakat kini dapat memastikan apakah mereka terdaftar sebagai penerima manfaat hanya dengan bermodalkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos. Keakuratan data kependudukan di sistem DTSEN menjadi kunci agar bantuan tepat waktu dan tepat sasaran. Hindari tautan tidak resmi yang beredar di media sosial karena berpotensi hoaks. Pastikan selalu mengecek informasi di kanal resmi pemerintah.
Sumber
https://nasional.kompas.com/read/2026/02/23/12264881/mensos-pastikan-bansos-pkh-dan-sembako-sudah-cair-di-bulan-ramadhan




