Zakat fitrah adalah salah satu kewajiban utama bagi setiap Muslim yang menjalankan ibadah Ramadan. Ibadah ini tidak hanya menjadi penanda kesucian setelah berpuasa, tetapi juga sarana sosial menolong sesama yang membutuhkan. Agar sah secara syariat dan diridhai Allah SWT, niat dalam zakat fitrah harus benar dan jelas sebelum kita menyerahkan hak tersebut kepada yang berhak (mustahiq). Pengetahuan yang akurat tentang bacaan niat zakat fitrah dalam bahasa Arab beserta terjemahan dan bagaimana cara menghafalnya menjadi penting untuk diketahui pada waktu ini terutama menjelang atau selama Ramadan.
Apa Itu Zakat Fitrah dan Pentingnya Niat
Zakat fitrah memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa setiap amal tergantung pada niatnya, dan tiap perbuatan akan diberi balasan sesuai dengan niat tersebut. Oleh karena itu, niat bukan sekadar ucapan, tetapi merupakan inti kesungguhan hati kita melaksanakan kewajiban agama. Niat ini sebaiknya diucapkan saat akan membayar zakat agar ibadah ini sah di sisi Allah SWT.
Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap Dengan Terjemahan
Dilansir dari laman kompas.com berikut adalah beberapa bacaan niat zakat fitrah sesuai dengan situasi yang berbeda:
Untuk Diri Sendiri
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsi fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya:“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘ala.”
Untuk Istri
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an zaujatii fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya:“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘ala.”
Untuk Anak (Laki-Laki atau Perempuan)
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي … / بِنْتِي … فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii … / bintii … fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anakku … (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.”
Untuk Diri Sendiri & Seluruh Keluarga
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّْيْ وَعَن جَمِيعِ مَا يَلْزَمُنِيْ نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘anni wa ‘an jamii’i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar’an fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘ala.”
Untuk Orang yang Diwakilkan
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ (…) فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an (…) fardhan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk … (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘ala.”
Tips Menghafal Niat Zakat Fitrah
- Fokus pada inti niat: Kata “نَوَيْتُ” (nawaitu) menandakan niat yang kokoh dalam hati.
- Ulang-ulang: Bacakan secara bertahap lalu ulangi setiap selesai salat.
- Hubungkan dengan tujuan: Ingatkan diri sendiri bahwa niat ini adalah bentuk ketaatan kepada Allah.
Kesimpulan
Memahami dan menghafal bacaan niat zakat fitrah adalah bagian penting dari ibadah Ramadan. Niat menentukan sahnya zakat secara syariat, dan mengetahui bacaan yang tepat membantu kita melaksanakan rukun Islam ini dengan penuh kesadaran dan ketulusan hati. Pastikan niat berada dalam hati sebelum menyerahkan zakat kepada mustahiq atau melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Dengan begitu, ibadah zakat fitrah kita menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan.
Sumber
https://www.kompas.com/sumatera-utara/read/2025/03/26/120000088/bacaan-niat-zakat-fitrah-untuk-diri-sendiri-dan-keluarga–lengkap?page=all&




