TKA vs Ujian Nasional: Apakah Tes Kemampuan Akademik 2025 Jadi Pengganti UN?
Sejak Ujian Nasional (UN) resmi dihentikan pada tahun 2020, banyak orang tua dan siswa bertanya-tanya apa bentuk asesmen penggantinya. Kini, hadir Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang mulai diperkenalkan secara bertahap di berbagai jenjang pendidikan. Pertanyaannya, apakah TKA benar-benar menggantikan Ujian Nasional? Artikel ini akan mengulas secara lengkap mengenai perbedaan, fungsi, dan jadwal TKA 2025 dibandingkan dengan UN.
Sejarah Singkat Ujian Nasional
Ujian Nasional (UN) pernah menjadi tolok ukur kelulusan siswa dari SD, SMP, hingga SMA/SMK. Nilai UN tidak hanya memengaruhi kelulusan, tetapi juga sering dijadikan syarat masuk sekolah atau perguruan tinggi.
Namun, kritik terhadap UN cukup banyak, terutama karena dianggap hanya menilai hasil akhir dan tidak mencerminkan kemampuan belajar siswa secara menyeluruh. Oleh sebab itu, Kemendikbud memutuskan menghentikan UN dan menggantinya dengan asesmen lain yang lebih fleksibel.
Apa Itu Tes Kemampuan Akademik (TKA)?
Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi, numerasi, bahasa, dan pengetahuan akademik siswa. Berbeda dengan UN, hasil TKA tidak menentukan kelulusan, melainkan memberikan gambaran kemampuan akademik individu.
Hasil ujian TKA berupa Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang bisa digunakan siswa untuk:
- Menjadi bukti kemampuan akademik.
- Mendukung seleksi jalur prestasi.
- Menambah nilai kompetitif saat melanjutkan pendidikan.
Perbedaan TKA dan Ujian Nasional
Untuk memahami peran TKA 2025, berikut perbedaan mendasar dengan UN:
- Tujuan UN VS TKA
- UN → Menentukan kelulusan siswa.
- TKA → Mengukur kemampuan akademik, bukan syarat kelulusan.
- Sifat Ujian UN VS TKA
- UN → Wajib diikuti semua siswa.
- TKA → Sukarela, bisa dipilih sesuai kebutuhan.
- Hasil Ujian UN VS TKA
- UN → Nilai dicantumkan di ijazah.
- TKA → Sertifikat terpisah (SHTKA).
- Fungsi UN VS TKA
- UN → Standar kelulusan nasional.
- TKA → Alat asesmen tambahan dan bukti prestasi akademik.
Jadwal TKA Tahun 2025
Berdasarkan informasi awal Kemendikbud, jadwal TKA 2025 direncanakan sebagai berikut:
- SMA/SMK/MA: 1–9 November 2025
- SD/SMP/MI/MTs: Maret–April 2026
Siswa bisa melakukan simulasi TKA melalui platform resmi sebelum menghadapi tes utama agar lebih siap.
Apakah TKA Benar-Benar Menggantikan UN?
Jawabannya adalah tidak sepenuhnya.
UN dulunya bersifat wajib dan menentukan kelulusan, sementara TKA lebih berfungsi sebagai asesmen tambahan yang opsional. Kelulusan siswa kini sepenuhnya ditentukan oleh sekolah melalui ujian sekolah, portofolio, dan penilaian guru.
Dengan kata lain, TKA bukan pengganti langsung UN, melainkan pilihan asesmen untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara lebih objektif.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 membawa warna baru dalam sistem evaluasi pendidikan di Indonesia. Jika Ujian Nasional menekankan kelulusan, TKA lebih menekankan pada asesmen kemampuan individu yang fleksibel dan tidak menekan siswa.
Dengan adanya TKA, siswa memiliki kesempatan memperoleh sertifikat akademik tambahan yang bermanfaat untuk seleksi pendidikan maupun jalur prestasi, tanpa harus mengalami tekanan kelulusan seperti pada Ujian Nasional.
FAQ (Tanya Jawab) Seputar TKA 2025
-
Apakah TKA 2025 wajib diikuti semua siswa?
Tidak, TKA bersifat opsional.
-
Apakah hasil TKA dicantumkan di ijazah?
Tidak, hasil TKA berupa Sertifikat Hasil TKA (SHTKA).
-
Apakah TKA 2025 menggantikan Ujian Nasional?
Tidak sepenuhnya. Kelulusan tetap ditentukan sekolah.
-
Apa manfaat TKA 2025 bagi siswa?
Sebagai bukti akademik, seleksi jalur prestasi, dan asesmen tambahan.
-
Kapan jadwal TKA 2025?
SMA/SMK/MA pada November 2025, SD/SMP/MI/MTs pada Maret–April 2026.



