Tidak Terdata Tapi Layak? Begini Cara Daftarkan Diri sebagai Penerima Bansos
Banyak warga merasa memenuhi syarat untuk menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, namun belum tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menyediakan dua metode pendaftaran yang dapat diakses oleh masyarakat secara online maupun offline.
1. Pendaftaran Online melalui Aplikasi Cek Bansos
Masyarakat yang memiliki akses internet dapat memanfaatkan aplikasi resmi Cek Bansos. Berikut langkah-langkahnya:
-
-
Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store.
-
Lakukan registrasi dengan memasukkan data pribadi seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan email. Unggah juga foto KTP dan swafoto sambil memegang KTP.
-
Setelah akun aktif, masuk ke menu “Tambah Usulan” untuk mengajukan diri sebagai calon penerima bansos. Isi data dengan lengkap dan unggah foto rumah tampak depan.
-
-
Data akan diproses dan diverifikasi oleh Kementerian Sosial dalam waktu sekitar dua hingga empat minggu. Status usulan dapat dipantau langsung di aplikasi.
2. Pendaftaran Offline melalui Kantor Desa atau Kelurahan
Bagi warga yang tidak memiliki akses internet atau kesulitan menggunakan aplikasi, pendaftaran bisa dilakukan langsung ke kantor desa atau kelurahan. Berikut prosedurnya:
-
Bawa dokumen berupa e-KTP dan KK.
-
Ajukan permohonan kepada petugas untuk didaftarkan sebagai calon penerima bansos.
-
Data yang diajukan akan dibahas dalam musyawarah desa atau kelurahan untuk menetapkan kelayakan.
-
Setelah disetujui di tingkat desa, data akan dikirim ke Dinas Sosial untuk diverifikasi sebelum diusulkan ke DTKS nasional.
Syarat Umum untuk Mendaftar ke DTKS
-
Termasuk dalam kategori miskin atau rentan miskin
-
Tidak sedang menerima bantuan sosial lain dari pemerintah
-
Terdaftar sebagai penduduk di wilayah domisili
-
Mengikuti proses validasi dan musyawarah di tingkat desa atau kelurahan
Tips Tambahan
Pastikan seluruh data sesuai dengan identitas di Dukcapil agar tidak terjadi penolakan saat verifikasi. Selain itu, penting untuk rutin memeriksa status pendaftaran melalui aplikasi atau menanyakan langsung ke petugas desa.
Dengan kemudahan proses pendaftaran ini, diharapkan tidak ada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan tetapi terlewat dari daftar penerima. Pemerintah terus berupaya memastikan bansos tepat sasaran, melalui perbaikan data dan partisipasi aktif masyarakat.



