Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pada April 2026, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kedua program bansos ini telah disalurkan dari tahun ke tahun. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui syarat-syarat untuk menjadi penerima manfaat dari kedua bantuan tersebut.
Selain itu, tidak sedikit penerima manfaat yang belum memahami cara mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT. Oleh karena itu, masyarakat yang ingin mengetahui kedua hal tersebut dapat menyimak informasi berikut ini.
Syarat Ketentuan Penerima Bansos PKH
Program Keluarga Harapan ditujukan bagi keluarga kurang mampu dengan kategori tertentu. Bansos ini diberikan secara bertahap dengan nominal yang berbeda sesuai kondisi penerima.
Kategori penerima PKH meliputi:
- Ibu hamil: Rp 250.000 per bulan atau Rp 3.000.000 per tahun
- Anak usia 0–6 tahun: Rp 250.000 per bulan atau Rp 3.000.000 per tahun
- Anak sekolah SD: Rp 75.000 per bulan atau Rp 900.000 per tahun
- Anak sekolah SLTP: Rp 125.000 per bulan atau Rp 1.500.000 per tahun
- Anak sekolah SLTA: Rp 166.666 per bulan atau Rp 2.000.000 per tahun
- Penyandang disabilitas berat: Rp 200.000 per bulan atau Rp 2.400.000 per tahun
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp 200.000 per bulan atau Rp 2.400.000 per tahun
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 900.000 per bulan atau Rp 10.800.000 per tahun
Adapun besaran bansos yang diterima disesuaikan dengan kategori tersebut, sehingga setiap penerima bisa mendapatkan nominal yang berbeda.
Ketentuan Bansos BPNT 2026
Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan BPNT yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Bansos ini diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nominal Rp200.000 setiap bulan.
Pencairannya biasanya dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, sehingga total yang diterima mencapai Rp600.000. Bansos ini dapat diperoleh secara tunai maupun non-tunai melalui bank penyalur atau kantor pos.
Cara Cek Status Penerima PKH dan BPNT Tahap 2 April 2026
Bagi penerima manfaat yang ingin mengecek status penerima PKH dan BPNT Tahap 2 April 2026 dapat mengakses website resmi dan aplikasi cek bansos yang telah disediakan pemerintah.
Melalui pelayanan online ini, masyarakat tidak perlu repot datang langsung ke kantor desa setempat karena bisa memantau status penerima dari rumah melalui ponsel.
Berikut cara cek status penerima PKH dan BPNT tahap 2 April 2026 yang dirangkum dari laman detik.com:
Cek Bansos Melalui Website Resmi
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara online melalui situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:
- Buka laman cek bansos Kemensos cekbansos.kemensos.go.id melalui browser
- Isi data wilayah tempat tinggal secara lengkap
- Masukkan nama sesuai KTP
- Ketik kode verifikasi yang muncul
- Klik tombol “Cari Data”
- Lihat hasil yang ditampilkan di layar
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi terkait jenis bansos dan status penyaluran.
Cek Bansos Melalui Aplikasi
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah dan nama lengkap
- Jawab pertanyaan verifikasi sederhana
- Tekan “Cari Data”
- Periksa hasil yang muncul
Kesimpulan
Demikian informasi terkait cara cek bansos PKH dan BPNT tahap 2 April 2026. Diharapkan masyarakat melakukan pengecekan bansos secara rutin untuk mengetahui status terbaru. Pastikan data yang dimasukkan sudah benar agar hasil yang ditampilkan akurat. Dengan informasi yang tepat, masyarakat dapat memanfaatkan bansos secara maksimal.
Sumber
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8426618/cara-cek-bansos-kemensos-april-2026-apakah-siswa-kebagian




