Rincian Gaji PPPK Sekolah Rakyat: Besaran, Golongan, dan Tambahan Tunjangannya
Pemerintah telah memastikan skema gaji bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di lingkungan Program Sekolah Rakyat. Sistem penggajian ini menggunakan 17 golongan, sehingga setiap tenaga pendidikan maupun tenaga kependidikan memiliki jenjang karier yang terukur serta pendapatan yang lebih pasti.
Besaran Gaji Pokok PPPK Sekolah Rakyat Berdasarkan Golongan
Gaji pokok PPPK ditetapkan sesuai golongan dengan rentang nominal yang berbeda:
- Golongan I: Rp1.938.500 – Rp2.900.900
- Golongan II: Rp2.116.900 – Rp3.071.200
- Golongan III: Rp2.206.500 – Rp3.201.200
- Golongan IV: Rp2.299.800 – Rp3.336.600
- Golongan V: Rp2.511.500 – Rp4.189.900
- Golongan VI: Rp2.742.800 – Rp4.367.100
- Golongan VII: Rp2.858.800 – Rp4.551.800
- Golongan VIII: Rp2.979.700 – Rp4.744.400
- Golongan IX: Rp3.203.600 – Rp5.261.500
- Golongan X: Rp3.339.100 – Rp5.484.000
- Golongan XI: Rp3.480.300 – Rp5.716.000
- Golongan XII: Rp3.627.500 – Rp5.957.800
- Golongan XIII: Rp3.781.000 – Rp6.209.800
- Golongan XIV: Rp3.940.900 – Rp6.472.500
- Golongan XV: Rp4.107.600 – Rp6.746.200
- Golongan XVI: Rp4.281.400 – Rp7.031.600
- Golongan XVII: Rp4.462.500 – Rp7.329.000
Sebagai gambaran, PPPK lulusan SMA umumnya berada pada Golongan V, dengan gaji awal sekitar Rp2,5 juta dan dapat meningkat hingga lebih dari Rp4 juta sesuai masa kerja dan penilaian kinerja.
Tambahan Penghasilan PPPK Sekolah Rakyat
Gaji pokok bukan satu-satunya komponen pendapatan. PPPK juga berpotensi menerima berbagai tunjangan yang diatur dalam regulasi, antara lain:
- Tunjangan pasangan suami/istri sebesar 10% dari gaji pokok
- Tunjangan anak sebesar 2% per anak (maksimal dua anak)
- Tunjangan beras sebanyak 10 kg setiap bulan per orang
- Tunjangan jabatan fungsional untuk guru sesuai jenjang
- Tunjangan umum bagi PPPK tanpa jabatan struktural
- Tunjangan daerah khusus bagi yang bertugas di wilayah tertentu
Dengan skema ini, pemerintah berharap kesejahteraan PPPK Sekolah Rakyat semakin meningkat, sekaligus memperkuat motivasi dan mutu layanan pendidikan serta sosial jangka panjang.



