Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pada Februari 2026.
Melansir dari Tribun.com yang mengacu informasi dari KompasTV, sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dipastikan akan menerima bansos reguler pada awal tahun ini.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan bahwa validasi data menjadi prioritas agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.
Dengan memanfaatkan sistem digital yang terus diperbarui, pemerintah berusaha meminimalkan risiko salah sasaran maupun data ganda dalam daftar penerima.
“Kami berupaya agar pada bulan Februari, bantuan sudah mulai diterima oleh masyarakat,” ujar Mensos Saifullah Yusuf di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Target 18 juta keluarga tersebut mencakup penerima PKH dan bantuan sembako (BPNT) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Beberapa jenis bantuan yang akan dicairkan bulan ini antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pencairan bansos dapat dipantau secara rutin menggunakan KTP melalui aplikasi maupun situs resmi Kemensos, sehingga masyarakat bisa memastikan apakah namanya sudah tercatat sebagai penerima bantuan atau belum.
Mulai 2026, mekanisme penyaluran bansos dibuat lebih ketat. Proses validasi data dilakukan lebih detail, sehingga masyarakat harus terdaftar aktif dalam DTSEN.
Data yang tidak diperbarui berpotensi menyebabkan bantuan tidak tersalurkan. Penerima wajib memastikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tetap aktif agar saldo bantuan bisa digunakan.
Cara Mengecek Pencairan Bansos Februari 2026
Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Buat akun dengan melengkapi data diri: Nomor KK, NIK, nama sesuai KTP, serta unggah swafoto dan foto KTP.
- Kemudian Anda harus melakukan verifikasi email.
- Bukalah menu Profil untuk melihat status penerima bansos.
Lewat Website Kemensos
- Akses laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan detail wilayah penerima manfaat (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa).
- Isi nama sesuai KTP.
- Salin kode Captcha, lalu klik Cari Data.
- Sistem akan menampilkan apakah nama tersebut termasuk penerima bansos.
Jadwal Penyaluran Bansos Februari 2026
Pemerintah memastikan bantuan sosial (bansos) tahap pertama akan mulai dicairkan pada Februari 2026, meskipun tanggal pastinya belum ditetapkan. Penyaluran bansos tahun ini akan dibagi ke dalam empat periode:
- Periode 1: Januari – Maret 2026
- Periode 2: April – Juni 2026
- Periode 3: Juli – September 2026
- Periode 4: Oktober – Desember 2026
Tips Praktis Selama Penyaluran Bansos
Cek saldo secara rutin: Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disarankan untuk memeriksa saldo 1–2 kali sehari agar lebih efisien, tidak perlu terlalu sering.
Manfaatkan mobile banking: Gunakan aplikasi perbankan di HP untuk memantau saldo, sehingga tidak harus datang ke ATM.
Koordinasi dengan pihak terkait: Jika ada kendala, segera hubungi pendamping sosial atau perangkat desa setempat.
Siapkan dokumen saat pencairan: Simpan undangan dan identitas resmi bila pencairan dilakukan melalui Kantor Pos. Pastikan juga nomor rekening aktif dan tidak bermasalah agar proses pencairan berjalan lancar.
Waspada informasi tidak resmi: Jangan mudah percaya informasi dari sumber yang tidak resmi. Hindari pesan berantai atau tautan mencurigakan yang beredar di media sosial. Informasi resmi bisa diperoleh melalui pendamping PKH, pemerintah desa, atau kanal resmi Kemensos.
Kesimpulan
Bansos PKH dan sembako mulai dicairkan pada Februari 2026, dan penerima dapat memeriksa statusnya melalui aplikasi atau situs resmi Kemensos untuk memastikan namanya terdaftar.
Sumber Referensi
https://gorontalo.tribunnews.com/nasional/80793/kabar-gembira-bansos-pkh-dan-bansos-cair-februari-2026-ini-cara-cek-penerimanya
