Beranda / Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Jakarta Salurkan Bansos Oktober ke 198 Ribu Penerima

Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Jakarta Salurkan Bansos Oktober ke 198 Ribu Penerima

Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Jakarta Salurkan Bansos Oktober ke 198 Ribu Penerima

Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Jakarta Salurkan Bansos Oktober ke 198 Ribu Penerima. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus meningkatkan jaring pengaman sosial untuk warga yang berada dalam kondisi rentan di ibukota. Melalui program Penyediaan Kebutuhan Dasar, bantuan sosial disalurkan kembali kepada 198. 762 penerima pada bulan Oktober 2025.

Program ini mencakup tiga jenis bantuan utama, yaitu Kartu Anak Jakarta, Kartu Lansia Jakarta, dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin, menjelaskan bahwa penyaluran kali ini ditujukan kepada penerima lama serta penerima baru yang telah menyelesaikan semua proses administrasi dan pembukaan rekening.




“Bantuan ini bukan hanya sekadar transfer uang, melainkan juga merupakan tanggung jawab sosial pemerintah dalam menjaga harga diri dan kesejahteraan masyarakat di Jakarta,” kata Iqbal, seperti yang dilaporkan oleh Antara pada Senin (27/10/2025).

Setiap penerima bantuan menerima dana sebesar Rp300.000 sebagai tambahan bantuan untuk bulan Oktober. Dari total penerima tersebut, 22.469 anak menerima bantuan melalui Kartu Anak Jakarta, 157.100 lansia melalui Kartu Lansia Jakarta, dan 19.193 penyandang disabilitas mendapatkan manfaat dari Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta.

Iqbal mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen DKI untuk mengurangi ketimpangan sosial dan memastikan bahwa warga yang rentan dapat hidup dengan layak di tengah perubahan ekonomi di kota besar.




“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Jakarta tumbuh dengan baik, para lansia dapat sejahtera di masa tua mereka, dan penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama untuk hidup dengan bermartabat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI juga menekankan pentingnya transparansi dan keakuratan data agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran. Proses validasi dan verifikasi dilakukan secara berlapis, melibatkan perangkat daerah, lembaga sosial, hingga pencocokan dengan data nasional.

Langkah ini diambil untuk mencegah adanya duplikasi data dan memastikan bahwa setiap uang bantuan diterima oleh mereka yang berhak.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat proses validasi agar tidak ada penerima yang tercatat ganda, dan memastikan tidak ada yang terlewat,” jelas Iqbal.





Sumber: https://www.kompas.tv/regional/625928/jakarta-perkuat-perlindungan-sosial-198-ribu-warga-rentan-terima-bansos-oktober-2025

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan