Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendapatkan permodalan yang lebih mudah dengan suku bunga yang ringan.
Pada tahun 2025, Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi salah satu lembaga penyalur utama KUR berbasis prinsip syariah yang bebas riba sehingga sesuai dengan kebutuhan banyak pelaku usaha di Indonesia.
Sekilas Tentang KUR BSI
KUR di BSI merupakan pembiayaan modal kerja dan/atau investasi yang dirancang khusus untuk UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha.
Program ini mengambil skema akad syariah seperti Murabahah (jual beli) atau Ijarah (sewa-menyewa) untuk menjaga kesesuaian dengan prinsip ekonomi Islam.
Selain itu, penyaluran KUR Syariah ini juga menjadi bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas UMKM secara nasional.
Hingga Oktober 2025, realisasi penyaluran KUR sudah mencapai triliunan rupiah kepada jutaan debitur di seluruh Indonesia.
Jenis-Jenis KUR yang Ditawarkan BSI
BSI menyediakan beberapa jenis KUR yang bisa dipilih sesuai dengan ukuran usaha dan kebutuhan modal:
- KUR Super Mikro – plafon hingga Rp10 juta.
- KUR Mikro – plafon di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta.
- KUR Kecil – plafon di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta.
Pembiayaan ini bebas biaya administrasi dan provisi, dengan suku bunga efektiv rendah sesuai kebijakan pemerintah
Syarat Pengajuan KUR BSI
Untuk bisa mengajukan permohonan KUR BSI, ada beberapa syarat utama yang harus dipenuhi calon debitur:
Syarat Dasar:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki usaha produktif dan layak.
- Usaha yang dijalankan sudah berjalan aktif minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari lembaga keuangan lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB.
- Kolektibilitas kredit harus lancar (riwayat kredit baik).
Dokumen Administrasi:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) wajib.
- Kartu Keluarga (KK).
- NPWP diperlukan jika plafon pinjaman di atas Rp50 juta.
- Surat Izin Usaha atau Surat Keterangan Usaha (SKU).
- Rekening koran/catatan transaksi usaha (sering diminta sebagai bukti usaha).
Cara Daftar KUR BSI Terbaru
Proses pengajuan KUR BSI pada 2025 bisa dilakukan dengan dua cara utama: online maupun offline.
1. Pengajuan Secara Online
- Kunjungi laman resmi Salam Digital BSI melalui salamdigital.bankbsi.co.id atau Buka aplikasi Ikurma BSI di perangkat Anda.
- Pilih jenis KUR yang sesuai kebutuhan.
- Isi formulir permohonan dengan data usaha dan dokumen pendukung yang lengkap.
- Unggah dokumen persyaratan yang diminta.
- Tunggu verifikasi dari tim BSI.
Hasil persetujuan akan diinformasikan setelah pemeriksaan.
2. Pengajuan Lewat Kantor Cabang
- Datangi kantor cabang BSI terdekat.
- Ambil formulir pengajuan KUR.
- Serahkan dokumen lengkap kepada petugas.
- Pihak bank akan melakukan verifikasi dan survei usaha bila diperlukan.
- Setelah disetujui, dana akan dicairkan ke rekening nasabah.
Umumnya, proses persetujuan bisa memakan waktu beberapa hari kerja tergantung kelengkapan berkas dan hasil evaluasi dari pihak BSI.
Keunggulan KUR BSI
Program KUR yang disalurkan oleh BSI menawarkan keuntungan yang menarik bagi pelaku UMKM:
- Suku bunga rendah dan terjangkau sesuai kebijakan pemerintah.
- Proses pengajuan relatif cepat dan sederhana apabila dokumen lengkap.
- Bebas biaya administrasi dan provisi dalam banyak skema pembiayaan.
- Tanpa riba karena menggunakan prinsip syariah melalui akad yang sesuai.
Tips Agar Pengajuan Disetujui
Agar peluang pengajuan KUR BSI lebih besar disetujui, calon debitur sebaiknya:
- Pastikan semua dokumen lengkap dan benar.
- Buat profil usaha yang jelas dan menunjukkan kestabilan transaksi.
- Siapkan catatan keuangan usaha minimal 3 bulan terakhir.
- Ajukan sesuai kebutuhan modal yang realistis dengan kapasitas usaha.
Kesimpulan
Dengan adanya program KUR BSI, semoga para pelaku UMKM di Indonesia semakin mudah mendapatkan akses permodalan yang halal, terjangkau, dan aman untuk mengembangkan usahanya.



