Manfaat Sayur Buncis Untuk Kesehatan
Kacang buncis (Phaseolus vulgaris) berasal dari Amerika Tengah dan Selatan dan telah dibudidayakan sejak 7000 SM, kemungkinan besar pertama kali digunakan di Peru dan Ekuador sebelum menyebar ke seluruh Amerika dan kemudian ke Eropa oleh penjelajah Spanyol pada abad ke-16. Tanaman ini kini menjadi salah satu sayuran populer di dunia, kaya akan nutrisi seperti protein, serat, vitamin, dan mineral, serta rendah kalori dan lemak, menjadikannya pilihan makanan sehat. Selain itu, kacang buncis adalah sumber antioksidan yang baik dan dapat diolah dengan berbagai cara seperti direbus, dikukus, ditumis, atau dipanggang, serta dapat ditambahkan ke dalam salad, sup, dan hidangan lainnya.
Amerika Tengah dan Selatan merupakan pusat keanekaragaman hayati kacang buncis dengan ratusan varietas yang berbeda, masing-masing memiliki karakteristik unik yang digunakan dalam berbagai hidangan tradisional. Memahami asal-usul dan keanekaragaman kacang buncis penting untuk menghargai peran tanaman ini dalam budaya dan mata pencaharian di seluruh dunia.
Kandungan Gizi dalam Buncis
Sayuran yang memiliki nama ilmiah Phaseolus vulgaris ini kaya akan nutrisi dan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Dalam setiap 100 gram buncis, terkandung nutrisi sebagai berikut:
-
Air: 89,6 gram
-
Protein: 24 gram
-
Lemak: 0,3 gram
-
Karbohidrat: 7,2 gram
-
Serat: 1,9 gram
-
Kalsium: 101 miligram (mg)
-
Fosfor: 42 mg
-
Zat besi: 0,7 mg
-
Natrium: 8 mg
-
Kalium: 250 mg
-
Tembaga: 0,07 mg
-
Seng: 0,3 mg
-
Beta-karoten: 772 mcg
-
Karoten total: 550 mcg
-
Thiamin (Vitamin B1): 0,05 mg
-
Riboflavin (Vitamin B2): 0,40 mg
-
Niasin (Vitamin B3): 2,8 mg
-
Vitamin C: 11 mg
Selain itu, buncis juga kaya akan vitamin A, vitamin K, dan asam folat yang bermanfaat bagi tubuh.
Manfaat Buncis untuk Kesehatan
-
Meningkatkan Kesuburan Wanita
Penelitian dari Harvard Medical School mengindikasikan bahwa makanan yang kaya akan zat besi, seperti buncis, dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita di usia produktif. Untuk penyerapan zat besi yang optimal, konsumsi buncis bersama makanan yang kaya vitamin C.
-
Menjaga Kesehatan Jantung
Buncis bebas kolesterol dan kaya akan serat, yang membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan kadar kolesterol total, sehingga baik untuk kesehatan jantung.
-
Memperkuat Tulang
Dalam satu cangkir buncis terdapat 14 mikrogram vitamin K, yang berperan dalam pembentukan protein tulang, penyerapan kalsium, dan mengurangi ekskresi kalsium dari urin. Vitamin K dan kalsium penting untuk kekuatan tulang dan mencegah patah tulang.
-
Menjaga Kesehatan Janin
Buncis mengandung asam folat yang penting untuk perkembangan otak dan sumsum tulang belakang janin, serta mencegah anemia pada ibu hamil.
-
Meredakan Depresi
Asupan folat yang cukup membantu mencegah kelebihan homosistein, yang dapat mengganggu produksi hormon pengatur suasana hati seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin. Oleh karena itu, mengkonsumsi buncis dapat membantu meredakan dan mencegah depresi.
-
Menurunkan Berat Badan
Buncis rendah kalori dan lemak, tetapi tinggi serat, yang membantu perasaan kenyang lebih lama dan mendukung program penurunan berat badan.
-
Menjaga Kesehatan Pencernaan
Kandungan serat dalam buncis membantu pergerakan usus dan mencegah sembelit. Buncis juga cocok untuk mereka yang memiliki masalah pencernaan kronis karena termasuk dalam golongan makanan dengan kandungan FODMAP rendah.
-
Menurunkan Risiko Kanker
Kandungan klorofil dalam buncis dapat mengurangi efek karsinogenik dari makanan yang dipanggang atau dibakar, sehingga menurunkan risiko kanker.
Dengan kandungan gizi yang melimpah dan berbagai manfaat kesehatan, tidak ada alasan untuk tidak memasukkan buncis dalam menu makanan sehari-hari Anda. Konsumsi buncis bersama makanan sehat lainnya untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan tubuh Anda.



