Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada triwulan II tahun 2026 akan dilakukan lebih awal dari biasanya.
Percepatan ini berkaitan dengan pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang dikenal sebagai Gus Ipul, menyampaikan bahwa pembaruan DTSEN volume 2 menjadi dasar utama penyaluran bansos periode April hingga Juni 2026.
Langkah ini diambil agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Ia juga menuturkan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Namun khusus untuk April 2026, hasil pembaruan data bisa diterima lebih cepat sekitar 10 hari dibandingkan periode sebelumnya.
“Alhamdulillah ini atas kesepakatan bersama, agar penyaluran bisa lebih cepat, Ibu Kepala BPS beserta jajaran bisa mempercepat penyerahan DTSEN hasil pemutakhiran itu 10 hari lebih cepat, jadi biasanya tanggal 20, kita bisa terima tanggal 10, Alhamdulillah untuk Triwulan kedua ini kita sudah bisa terima pada tanggal 10,” kata Gus Ipul dalam konferensi pers, dikutip Selasa (14/4/2026).
Program Bantuan Yang Disalurkan April 2026
Pada triwulan II tahun 2026, pemerintah kembali menyalurkan sejumlah program bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bantuan bersyarat bagi keluarga kurang mampu untuk membantu kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan setiap tiga bulan. Untuk tahun 2026, tahap kedua berlangsung pada periode April hingga Juni.
Besaran bantuan tiap tahap meliputi:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Nominal yang diterima tiap keluarga berbeda, tergantung komponen yang tercatat dalam DTSEN.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT merupakan bantuan berupa saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok.
Program ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu yang telah terdaftar dalam DTSEN. Penyalurannya juga dilakukan per triwulan, sama seperti PKH.
Pada tahap pertama tahun 2026, penerima memperoleh total Rp600.000 untuk tiga bulan. Pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Cara Mengetahui Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat mengecek apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan melalui layanan resmi pemerintah.
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Daftar atau login menggunakan NIK/KK
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data sesuai KTP
- Klik “Cari Data”
Sistem akan menampilkan informasi terkait status penerimaan bantuan seperti PKH, BPNT, maupun program lainnya.
Data tersebut bersumber dari DTSEN yang terus diperbarui melalui proses verifikasi oleh pemerintah daerah.
Kesimpulan
Semoga informasi ini dapat membantu Anda memahami jadwal pencairan bansos serta cara mengecek status penerimanya dengan lebih mudah.
Sumber Referensi
- https://kabar24.bisnis.com/read/20260415/243/1966740/bansos-triwulan-ii-2026-cair-lebih-cepat-ini-jadwal-dan-cara-cek-penerima#goog_rewarded




