Puasa Ramadhan sudah dimulai, tapi tahukah kamu doa buka puasa yang dimana merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh kaum muslim, setelah menahan lapar dan dahaga semenjak imsak dan masuknya waktu magrib. Namun ada adab yang dianjurkan Rasullullah SAW untuk menyempurnakan ibadah puasa, yaitu salah satunya membaca doa buka puasa.
Terlebih di Indonesia, terdapat 2 organisasi islam terbesar yakni Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) . Dimana , masing-masing memiliki perbedaan doa buka puasa yang berlandaskan hadis shahih. Meski berbeda, keduanya sama-sama bertujuan mengamalkan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Lalu, apakah bacaan doa buka puasa versi Muhammadiyah dan NU? simak informasi dibawah ini
Doa Buka Puasa Versi Muhammadiyah
Dilansir dari situs muhammadiyah.or.id Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menganjurkan doa buka puasa yang berlandaskan hadis shahih riwayat Abu Dawud dari Ibnu Umar r.a.
Dilansir dari situs resmi Muhammadiyah, muhammadiyah.or.id, bacaan doa buka puasa yang dianjurkan adalah sebagai berikut:
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruuqu wa tsabatal-ajru insya Allah
Artinya:
“Hilanglah rasa haus, dan basahlah urat-urat (badan), dan insya Allah mendapatkan pahala.”
Doa ini bersumber dari hadis: “Dari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Apabila Rasulullah saw berbuka, beliau berdoa: Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insya Allah.” (HR. Abu Dawud)
Doa Buka Puasa Versi NU (Nahdlatul Ulama)
Dilansir dari nu.or.id, NU untuk doa buka puasa terdapat beberapa versi yang dijelaskan dalam hadist. Dimana terdapat pilihan seperti dalam kitab Fath al-Mu’in dijelaskan bahwa ketentuan doa berbuka puasa yang baik adalah membaca doa sesuai dengan lafal doa dalam hadis riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah. Kemudian dalam lafal doa dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan menggunakan air.
Doa Buka Puasa Versi NU dari Mu’adz bin Zuhrah
Untuk doa buka puasa hadits riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah yaitu:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu
Artinya :
“Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, dan atas rezeki-Mu aku berbuka.”
Doa Buka Puasa Versi NU Riwayat Sahabat Abdullah bin ‘Umar
Kemudian juga terdapat hadist riwayat Sahabat Abdullah bin ‘Umar, dimana untuk bacaan doa buka puasanya adalah
كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ : ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Artinya:
Rasulullah ketika berbuka, beliau berdoa, “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah” (HR Abu Daud).
Dua lafal doa di atas umumnya oleh umat Islam di Indonesia digabung menjadi satu dan dibaca sebelum berbuka puasa.
Doa Buka Puasa Versi NU Lengkap
Dikutip dari NU doa yang sering digunakan yaitu dengan menggabungkan hadist diatas. Untuk bacaan doa buka puasa lengkap NU yaitu:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu dzahabadh-dhama’u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaallah ta’ala
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan semoga pahala telah ditetapkan, insya Allah.”
Waktu yang Tepat Baca Doa Buka Puasa
Dikutip dari NU membaca doa berbuka puasa sebaiknya dilakukan setelah selesai berbuka, hal ini dimaksudkan agar kita memperoleh kesunnahan yang sempurna (kamal as-sunnah) dalam membaca doa. Sama seperti NU, Muhammadiyah juga menganjurkan doa buka puasa dibaca setelah berbuka puasa yang dilansir dari suaraaisyiah
Kesimpulan
Itulah doa buka puasa dengan versi Muhammadiyah dan NU, walaupun berbeda mereka sama-sama mengambil dari hadist shahih. Kemudian juga untuk doa buka puasa dianjurkan membaca setelah berbuka puasa bukan sebelumnya
Sumber
- https://nu.or.id/ramadhan/doa-buka-puasa-dibaca-sesudah-berbuka-atau-sebelumnya-NKzEr
- https://suaraaisyiyah.id/memahami-doa-buka-puasa-menurut-muhammadiyah/
- https://muhammadiyah.or.id/2022/04/doa-buka-puasa-berdasarkan-hadis-sahih/




